Lee Jong Suk Dideportasi, Agensi Akan Tuntut Promotor Indonesia

SEOUL, KRJOGJA.com – Lee Jong Suk akhirnya bisa kembali ke Korea setelah dideportasi dari Indonesia. Lee Jong Suk dinyatakan menyalahi aturan dengan bekerja di Indonesia meski hanya datang menggunakan visa on arrival.

Terkait dengan masalah yang dialami oleh sang aktor, pihak agensi yang menaungi Lee Jong Suk pun akhirnya angkat bicara.

Melalui sebuah rilis yang ditulis pada Senin (5/11/2018), A-Man Project selaku agensi bintang 29 tahun itu memberikan penjelasan.

"Halo, ini A-Man Project. Kami sudah membuat banyak orang khawatir karena penerbangan Lee Jong Suk tertunda setelah fan meeting di Indonesia gara-gara pihak agensi dan promotor Yes24 Entertainment Indonesia. Ini pertama kalinya kami mengalami ini, jadi sangat terkejut,” tulis A-Man Project seperti dikutip dari Soompi.

“Bukannya memikirkan dirinya, Lee Jong Suk malah khawatir kejadian ini mempengaruhi jadwal syuting dramanya,” lanjut pesan tersebut.

A-Man project pun sekaligus berterima kasih dengan bantuan Kedutaan Korea Selatan di Indonesia hingga akhirnya Lee Jong Suk bisa berangkat dari Bandara Soekarno Hatta pada Senin malam.

“Beruntung, Lee Jong Suk dan tim bisa kembali pulang ke Korea berkat bantuan kedutaan di Indonesia. Hingga pada saat ini mereka (Lee Jong Suk dan staf) sudah terbang ke Korea,” tutur A-Man Project.

Selain berterima kasih dengan bantuan kedutaan Korea, agensi juga mempertanyakan permasalahan dasar yang membuat sang artis beserta tim tidak bisa pulang sesuai jadwal.

“Saat ini kami masih terus menyelidiki penyebab insiden tersebut, namun penjelasan pihak promotor yes24 terus berubah. Pertama, kami mendengar bahwa perwakilan yes24 mengambil passport Lee Jong Suk dan staf tanpa alasan yang jelas dan kemudian menghilang,” kata A-Man Project.

Rumor lain menyebutkan jika kepulangan Lee Jong Suk tertunda gara-gara promotor memberikan laporan pajak yang tidak sesuai kepada pihak berwenang. Versi lain mengatakan jika sebenarnya permasalahan berdasar pada visa.

“Media lokal melaporkan kalau yes24 tidak meminta perizinan bekerja singkat sehingga ada permasalahan visa juga dalam masalah ini. Setiap alasan terasa tidak masuk akal dan kami tak tahu apa lagi penjelasan yang akan mereka sampaikan selanjutnya." Papar A-Man Project.

Masalah ini pun akhirnya berdampak pada kerugian agensi yang harus mengubah semua jadwal Lee Jong Suk. Agar menemui titik terang, akhirnya agensi pun mengambil langkah tegas dengan memilih jalur hukum dengan menunjuk seorang pengacara.

“Kami berencana untuk mengambil langkah hukum terhadap promotor lokal dan menunjuk pengacara dari kantor hukum Yulchon (pengacara Ahn Hye Jun). Untuk selanjutnya segala tindakan akan dilakukan melalui tim pengacara,” jelas mereka.

Menutup pernyataan resmi dari A-Man Project, mereka pun meminta maaf kepada banyak pihak yang merasa dirugikan serta berterima kasih kepada penggemar yang memberikan support kepada Lee Jong Suk.

“Terima kasih atas cinta dari penggemar semua. Kami juga meminta maaf kepada rumah produksi serta tim karena menyebabkan kekhawatiran ini,” pungkasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI