Penjualan Musik Michael Jackson Disebut Merosot

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Penjualan musik Michael Jackson disebut merosot jauh setelah penayangan dokumentasi 'Leaving Neverland' yang mengundang banyak kontroversi. Baik album maupun lagu-lagu Jackson, termasuk kala ia bersama Jackson 5 dan The Jacksons, sampai solo kariernya turun empat persen sejak tayang pertama kali di HBO pada 3 Maret lalu.

Permintaan audio dan video juga merosot sebesar lima persen. Pemutaran radio turun sebanyak 13 persen, akibat sejumlah stasiun radio di seluruh dunia menolak memutar lagu Jackson.

'Leaving Neverland' adalah film dokumenter yang memuat tuduhan dua pria Wade Robson dan James Safechuck terkait perlakuan Jackson pada mereka semasa keduanya masih berusia bocah.

Pihak keluarga Jackson sejauh ini menolak mentah-mentah segala tuduhan tersebut. Pada Februari lalu, mereka mengeluarkan pernyataa yang mengecam film tersebut. Apalagi, pada 2005 dalam kasus pelecehan serupa yang dituduhkan pria lain, Wade dan Robson berkata mereka tidur di kamar Jackson berulang kali, tetapi tak pernah terjadi pelecehan apapun terhadap mereka.

Pada 2013, mereka mengajukan gugatan bahwa telah mengalami perlakuan seksual dari sang bintang sampai trauma. "Michael selalu menahan diri kala dihina, dan kami melakukan hal yang sama terhadap anggota keluarga kami. Itulah cara keluarga Jackson," ujar pernyataan tersebut.

Keluarga Jackson mengatakan kedua pria tersebut telah bersumpah palsu di pengadilan atas kedua pernyataan bertolak belakang ini. Dan Reed, sutradara 'Leaving Neverland' pada (28/11/2019) mengungkapkan bahwa filmnya hanya berfokus pada kedua pria yang diduga sebagai korban dan keluarga mereka. (*)

BERITA REKOMENDASI