Ridho Rhoma Wajib Hijrah Pasca Kasus Narkoba

JAKARTA (KRjogja.com) – Maraknya kasus narkoba yang menjerat kalangan artis membuat Rhoma Irama memberikan pengawasan ketat terhadap putranya, Ridho. Ia bahkan mewajibkan Ridho untuk lebih mendalami ilmu agama dengan berhijrah penuh.

"Iya harus saya awasi, pokoknya dia harus hijrah total. Semua kita nih, harus hijrah. Bukan cuma Ridho," kata Rhoma Irama di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan, Kamis (1/3/2018).

"Hijrah hidupnya, hijrah segala urusannya. Karena tanpa hijrah ini, dia akan balik lagi, balik lagi, balik lagi, gitu," lanjutnya.

Seperti diketahui, Ridho Rhoma terseret kasus narkoba pada Maret 2017. Ia ditangkap di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat saat membawa sabu seberat 0,76 gram lengkap dengan alat hisapnya.

Sempat mendekam di tahanan, Ridho Rhoma akhirnya diputus hukuman rehabilitasi oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat selama sepuluh bulan. Per 25 Januari 2018, Ridho pun dinyatakan telah menyelesaikan masa hukuman dan diperbolehkan meninggalkan Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur.

Sementara terkait hijrah yang harus dijalani Ridho, Rhoma Irama mengatakan bahwa fase tersebut merupakan salah satu momen penting bagi kelanjutan hidup putranya. Dengan bekal ilmu agama yang didapat, Rhoma berharap Ridho tidak terjerumus lagi ke lingkaran kelam narkoba saat kembali aktif di industri hiburan.

"Jadi ini dia harus persiapkan betul, kalau dia ini harus betul-betul hijrah. Secara fisik, mental, orientasi, baru dia bisa siap ke dunia hiburan. Kalau enggak dia kecemplung lagi," tandas Ridho Rhoma. (*) 

BERITA REKOMENDASI