Sutradara Hope Butuh 4 Bulan Kenali Karakter Pemain

YOGYA, KRjogja.com – Niat tulus Ary Krisnawati untuk menyebarkan energi positif pada para penderita gagal ginjal disambut hangat oleh sutradara Rahma Nurlinda Sari. Rupanya saat itu Rahma juga sangat membutuhkan Ary menjadi pemeran utama dalam film dokumenter garapannya yang tak lain adalah Tugas Akhirnya. Meskipun Rahma telah menyabet berbagai penghargaan atas karya sebelumnya, proses pembuatan film hope tak bisa dianggap mudah.

Demi menggandeng Ary menjadi pemeran utama dalam filmnya, butuh waktu 4 bulan untuk mengakrabkan diri dengan sosok berpengaruh di komunitas Hidup Ginjal Muda (HGM) tersebut.  "Saya butuh waktu dari Desember sampai Maret, untuk bisa mengenal dekat, sehingga saya bisa menanyakan pertanyaan yang sifatnya pribadi. Biar bisa masuk ke ranah itu,: jelas Rahma, Minggu (17/09/2017) seusai pemutaran film HOPE.

Rahma yang saat itu suaranya bergetar sampai mempersilahkan MC menunda sesi wawancaranya dan mendahulukan Ary untuk diwawancarai. Membuat dan memutar perdana filmnya pada khalayak ternyata menimbulkan gejolak emosional yang besar untuk Rahma. Pasalnya ia pun juga merupakan pendamping seorang penderita gagal ginjal yang tak lain adalah suaminya. Selama 2 tahun ia rutin menemani suaminya, Yuyun, melakukan hemodialisa sesuai jadwal.

"Saya ikut merasakan keseharian pasien dan pendampingnya. Ada dari mereka (pasien) yang masih dalam fase penolakan. Saya kepikiran bagaimana cara merangkul mereka? Saya sudah ajak gabung HGM, tapi mereka butuh contoh visual supaya tergerak," paparnya menjelaskan tujuan dari film HOPE. Isak tangisnya tertahan, namun ia berusaha keras untuk berbicara dengan jelas.

Ary pun mengaku senang berperan dalam film dokumenter seorang lulusan sekolah film berbakat seperti Rahma. Begitu ditawari bergabung dengan kru film, Ary langsung mengiyakan. "Saya juga merasa senang dengan teman-teman yang ada di proses pembuatan film ini," ujar Ary bungah. (MG – 07)

BERITA REKOMENDASI