‘Tilik’, Momentum Bagus Perfilman Yogyakarta

VIRALNYA film ‘Tilik’ yang digarap sineas lokal dan mengakomodir potensi setempat didukung Dana Keistimewaan DIY melalui Dinas Kebudayaan DIY, merupakan momentum bagus bagi dunia perfilman Yogyakarta.

Sebenarnya sebelum ‘Tilik’ terkenal, ada sejumlah film pendek lain dalam balutan fiksi maupun dokumenter hasil pendanaan Disbud DIY yang punya rating bagus. Bahkan tidak sedikit yang sukses menyabet gelar di ajang penghargaan perfilman dalam dan luar negeri.

“Harapan kami film-film yang digarap filmaker Yogyakarta mampu berprestasi. Meski film yang diproduksi menjadi milik Dinas Kebudayaan DIY karena diproduksi melalui kompetisi pendanaan perfilman, tapi kami terus mendukung agar sutradara mengikutkan di berbagai ajang penghargaan,” jelas Kabid Pemeliharaan dan Pengembangan Adat, Tradisi, Lembaga Budaya dan Seni Disbud DIY Dra Yuliana Eni Lestari Rahayu didampingi Kasi Seni Dra Purwiati kepada KRJOGJA.com, Senin (24/8/2020).

Karena itu, pihaknya terus berkomitmen menggulirkan program Kompetisi Pendanaan Pembuatan Film setiap tahunnya. Disediakan anggaran ratusan juta rupiah dari Danais bagi sineas yang proposalnya lolos kuratorial untuk didanai hingga proses produksi selesai. “Tahun ini kami fasilitasi pendanaan untuk 10 proposal yang lolos kuratorial dengan anggaran maksimal Rp 200 juta perfilm,” sebut Eni.

BERITA REKOMENDASI