Yunan Helmi Pencipta Lagu ‘Crolatte’, Karya Lama Tiba-tiba Viral

Editor: Ivan Aditya

KAGET. Itu yang dirasakan Yunan Helmi, musisi/produser/pencipta lagu, yang tinggal di Mertosanan Wetan Potorono Banguntapan Bantul. Lagu lama ciptaannya bertitel ‘Crolatte’ tiba-tiba viral di media sosial. Lagu yang awalnya dinyanyikan Nuca Idol itu sudah digunakan untuk rilis di Instagram sebanyak 150 ribu kali. Begitu juga di TikTok, Spotify. Bahkan lagu itu juga banyak dicover di YouTube. Realitas itu membanggakan sekaligus mengejutkan Helmi.

“Saya nggak tahu tiba-tiba lagu saya itu viral di mana-mana. Benar-benar tidak ada niat pakai buzzer apapun. Saya dapat kabar lagu ini diketok banyak sekali,” terang Helmi.

Viralnya lagu itu membuat Nuca ingin merilis ulang lagu tersebut. Helmi lalu menggarap ulang versi akustik bersama Nuca, dengan mengajak Azza Koto, penyanyi cilik berbakat asal Yogya.

Sebagai pencipta yang lagunya digunakan banyak orang, Helmi mendapatkan royalti. “Lagu ‘Crollate’ yang cukup mengagetkan dari TikTok, Spotify, dan semua digital media. Kecuali YouTube, karena kanal saya sedang bermasalah. Kalau dari YouTube, saya dapatnya royalti dari orang-orang yang menggunakan lagu saya,” ujar musisi kelahiran 18 Mei itu.

Pemilik label Presiden Musikindo ini belakangan dikenal sebagai pencipta lagu anak. Padahal Helmi telah berkarier di belakang layar industri musik lebih dari 10 tahun. Tahun 2011 ia pernah bikin band cewek Cantik, yang sempat masuk SCTV. Tahun 2013 Helmi gabung gabung Yovie Widianto Music Factory. Terlibat di album kompilasi berjudul ‘Irreplaceable’. Ada Ran, Andien, Raisa di album tersebut.

“Ya, orang mengenal saya sebagai pencipta lagu anak. Padahal sebelumnya banyak bikin lagu buat artis nasional. Jodie Idol misalnya. Juga kolaborasi dengan Yuke, bassis Dewa,” ucap pengidola grup musik Queen itu.

Kesenian pertama digeluti Helmi justru melukis. Alat musik pertama yang ditekuni drum, kemudian kibor. SMP belajar main gitar. Lagu pertama yang diciptakan ‘Saat Aku Harus Pergi’ tahun 1999. SMA makin intens bikin lagu. Juga bikin band Arsenia. Lagu-lagu ciptaan Helmi banyak yang masuk ke radio-radio.

Proses pembikinan lagu muncul dari sikon. Ada lagu yang lahir karena naluri. Namun banyak juga yang diciptakan mengacu kemampuan penyanyi yang akan membawakannya. Ribuan lagu sudah diciptakan Helmi. Untuk lagu anak sendiri sekitar 200 lagu yang diciptakan Helmi. Lagu ‘Untuk Ayah’ sempat dinyanyikan di Indosiar dan dirilis oleh Putri Aryani, Juara Indonesia Mencari Bakat. Versi Nuca juga ada. Helmi pernah bikin album ‘This is My Friends’, ada 10 lagu karyanya dengan banyak penyanyi. Kemudian album ‘Langkah Tepat (karya Yunan Helmi)’, dan ‘Cinta Kita Mengapa Beda’.

Sebagai sumbangsih nyata Helmi terhadap dunia musik, saat ini sedang membangun kantor kedua. “Cita-cita saya ingin bikin ekosistem musik. Banyak yang mendukung saya. Kami butuh satu tempat untuk ngobrol, rekaman, syuting, ketemu musisi senior. Sekarang kan zaman digital, rekaman tidak harus ke Jakarta. Dari industri anak dan dewasa ada. Bahkan di belakang, nanti akan kami bangun panggung musik. Kami tidak menolak orang lagu cover, kami dukung. Tapi kami berangkat dari original, kami berharap nanti akan muncul musisi original,” ungkap Helmi. (*)

BERITA REKOMENDASI