‘Aparat’ Kritik Lantang Tashoora bagi Penegak Hukum

YOGYA, KRJOGJA.com – Band asal Yogyakarta, Tashoora (Danang Joedodarmo, Dita Permatas, Gusti Arirang) merilis lagu terbaru mereka yang berjudul ‘Aparat,’ Jumat (16/10/2020). Bekerjasama dengan LBH Jakarta dalam proses riset penulisan karya, lagu ini lantang berbicara kritik pada aparat penegak hukum agar melakukan pembenahan diri dan menjalankan penegakan hukum yang berdasar pada integritas dan kemampuan intelektual.

Kali ini, Tashoora menggandeng Dias Widjajanto sebagai produser di mana seluruh proses direkam di Kios Ojo Keos, Jakarta. Proses mixing “Aparat” dikerjakan oleh Danang di tempat yang sama, sedangkan mastering dipercayakan kepada Anton Gendel di Sangkar Emas Mixing and Mastering, Yogyakarta. Artwork dari lagu “Aparat” dikerjakan oleh Gusti Arirang.

Sementara untuk video musik dikerjakan secara mandiri oleh Danang, Dita dan Gusti di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. “Video dan artwork dari lagu ini sangat responsif pembuatannya. Direncanakan, dibuat dan disunting dalam waktu kurang dari 2 jam,” ungkap Gusti melalui siaran pers tertulis.

Fenomena salah tangkap atau rekayasa kasus saat ini masih menjadi ‘gunung es’ dalam situasi penegakan hukum di Indonesia. Penelitian LBH Jakarta yang bertajuk “Kepolisian dalam Bayang-Bayang Penyiksaan” mencatat terdapat 37 kasus terkait praktik penyiksaan yang dilakukan aparat penegak hukum yang ditangani LBH Jakarta dalam kurun waktu 2013-2016.

BERITA REKOMENDASI