Bagus Mazasupa Rilis Single Piano Explode Heaven

YOGYA,KRJOGJA.com – Bagus Mazasupa kembali merilis singel piano Explode Heaven  guna merefleksikan tragedi Bom Bali I yang terjadi pada tanggal 12 Oktober 2002, Legian Bali. Peluncuran akan dilakukan pada Selasa (12/10) mendatang di berbagai platform media digital seperti JOOX, i Tunes sampai YouTube.

“Aku bangun, kaget banget ada suara kenceng, ternyata itu tadi Bom. Begitulah kurang lebih isi dari SMS yang memberitakan kejadian itu dari seorang teman di Legian, Bali, malam itu jam 10 malam, 12 Oktober 2002,” ungkap Bagus sebagaimana keterangan persnya.

Karena itu, kata Bagusmuncullah sebuah refleksi sebagai wujud empati atas tragedi tersebut. Dan kemudian lahirlah tema musik yang langsung dikomposisi pada piano secara spontan, semalaman hingga pagi.

Bagus menjaskan Explode Heaven sudah pernah dipentaskan beberapa kali secara Live dan mengalami beberapa perubahan. Namun, bukan perubahan yang besar pada tema musiknya. Hanya mengurangi beberapa pengulangan agar musiknya jadi tidak terlalu panjang.

Bagus menjelaskan Explode Heaven direkam dan dipentaskan pertama kali di Jogja pada sebuah konser kampus di Institut Seni Indonesia Yogyakarta pada tahun 2002, lalu dipentaskan kembali pada acara “Tiga Melukis Langit”, di Societed Military-Taman Budaya Yogyakarta, Februari 2013.

” Direkam ulang di Graha Bhakti Budaya – Taman Ismail Marzoeki pada tahun 2014. Dipentaskan kembali di acara #musikono yang ke 12 di Tabanan Bali pada tahuh 2018. Dan akhirnya direkam lagi di Studio Musik Komunitas Salihara pada tahun 2019 yang hasilnya kemudian dijadikan master, dan dirilis secara digital tahun ini.”

Bagus menambahkan Explode Heaven menjadi ajakan kepada semua kawan-kawan musisi agar terus produktif dalam berkarya, apapun musiknya, juga mengajak agar kita rajin dalam mengarsipkan karya-karyanya, baik karya baru maupun karya lama.

“Dengan pengarsipan dan dokumentasi yang baik kita bisa memiliki data-data kerja yang tersimpan dengan baik pula, yang pasti akan menstimulus kita untuk melahirkan karya-karya berikutnya.” (*)

 

 

BERITA REKOMENDASI