Bakal Ikut Tampil di Panggung Virtual, Prambanan Jazz Jaring Musisi Berbakat Kalimantan

SEJAK tahun 2020 lalu, Prambanan Jazz mengubah diri menjadi konsep virtual Prambanan Jazz Virtual Festival lantaran pandemi Covid-19. Tahun ini, gelaran juga dikonsep virtual karena pandemi yang belum juga mereda.

Prambanan Jazz Festival tahun ini berkreasi menggelar sebuah program yang spesial bertajuk ‘Borneo Goes to Prambanan Jazz Virtual Festival’. Program kompetisi musik yang digagas oleh IndiHome, channel I-Konser UseeTV dan Prambanan Jazz Festival ini dimaksudkan untuk mencari musisi-musisi terbaik yang berdomisili di Kalimantan untuk tampil di Prambanan Jazz Virtual Festival 2021 bersama musisi-musisi nasional pada tanggal 11-12 September 2021.

“Kegiatan ini diharapkan akan menjadi ajang kesempatan bagi musisi yang berdomisili di Kalimantan untuk menunjukkan karya mereka kepada khalayak luas pecinta musik tanah air. Nantinya, seluruh musisi/band pendaftar akan dikurasi oleh promotor Prambanan Jazz Festival sehingga akan didapat maksimal 100 band yang diikutsertakan dalam seleksi. Pendaftaran ‘Borneo Goes To Prambanan Jazz Virtual Festival” sudah dibuka sejak 23 Juli 2021 dan akan berlangsung hingga tanggal 15 Agustus 2021,” ungkap Anas Syahrul Alimi, Founder Rajawali Indonesia & CEO Prambanan Jazz, Kamis (5/8/2021).

Anas menyebut bakal ada 3 musisi Kalimantan yang akan menjajal panggung megah Prambanan Jazz Virtual Festival 2021 dan juga tampil pada beberapa program tayangan channel I-Konser di UseeTV. Satu musisi akan dipilih langsung oleh promotor, sedangkan dua lainnya akan melalui beberapa tahapan seleksi dan kurasi oleh 3 Juri (Musisi Nasional, Promotor, Tokoh Musik Kalimantan).

“Karena situasi pandemi yang masih belum menentu, penjurian akan dilakukan virtual (terpisah) dengan peserta yang mengikuti seleksi. Peserta ‘Borneo Goes To Prambanan Jazz Virtual Festival’ adalah musisi/band yang berdomisili di Kalimantan yang sesuai dengan karakter festival musik. Para peserta tersebut diharuskan memiliki minimal 3 karya orisinil berupa Video Musik/Video Live Session,” sambung Anas.

BERITA REKOMENDASI