Band Metal Indonesia Menggebrak Eropa

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA, KRJOGJA.com – Dua band metal  kenamaan Indonesia Burgerkill d Deadsquad usai menjalani tour Eropa berkolaborasi dengan Supermusic  dan mampu mengghentak panggung metal  eropa   sejak 15 Me Oktober lalu.

Menurut Adjie Aditya, Manajemen Supermusic, dua grup band metal Burgerkill dan Deadsquad ketika berangkat keliling eropa manggung dengan rute yang berbeda. Deadsquat keliling eropa mulai dari Austria, Jerman, Swiss, Perancis dan Belanda.

Sedangkan Burgerkill, menyerbu daratan eropa melalui Perancis, Belgia, Belanda, Jerman, Ceko dan Polandia. “ Namun keduanya juga sempat bertemu dan beaksi diatas panggung di Belanda,” kata Adjie Aditya kepada wartawan di Jakarta. Jumat (14/12).

Beringasnya musik yang dimainkan oleh kedua band metal Indonesia itu, tambah Adjie,  semakin membuka mata publik metal dunia terhadap band dari Indonesia.

“Bergerkill dan Deadsquad telah berhasil menunjukkan kualitasnya dan mendapat apresisasi yang luar biasa dari publik metal eropa. Selain banyak pengalaman menarik dari perjalanan mereka kami harap tour super invasion ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk menunjukkan taringnya ke kancah dunia,” ujar Adjie.

Hal tersebut juga diakui oleh Stevi Item, punggawa Deadsquad. Banyak pengalaman yang didapat selama tour Super Invasion 2018 di eropa.Bahkan diakuinya atmosfir yang jauh lebih beda saat beraksi didepan komunitas  metal eropa. “ Tour eropa ini adalah pengalaman terbaik yang kami dapatkan. Kami menjajah hampir semua daradan berpetualang  eropa menggunakan mobil van , ini adalah hal menantang baik secara fisik dan mental,” kata Stevi.

Meski begitu Stevi mengaku senang. Sebab dari pengalaman manggung dan berhasil menggebrak musik metal eropa, tahun depan Deadsquad mendapat  kesempatan untuk tampil di Death Feast Open Air , Jerman.

Eben, Gitaris band Burgerkill, juga mengakui banyak pengalaman berharga selama menjalani tour bersama Supermusic di eropa.Tidak ada hambatan berarti dalam berinteraksi dengan komunitas dan industri musik metal eropa.

Dijelaskannya, satu hal penting dalam tour tersebut, adalah networking dengan para profesional. Selama super invasion, baik Burgerkill dan deadsquad membangun komunikasi  dengen berbagai elemen industri metal ditiap kota eropa yang disinggahi.” Kami bangga dengan apresiasi mereka terhadap musik kita, ini bukti musisi metal Indonesia  juga punya kualitas dan kekuatan untuk menggebrak eropa,”  kata Eben. (sim)

BERITA REKOMENDASI