‘Bintang di Muram Hujan’, Lukman Marjabinie Belum Tandas!

Editor: Ary B Prass

YOGYA, KRJOGJA.com- Musisi Lukman Marjabinie kembali memancang kasih lewat ‘Bintang di Muram Hujan’. Single ke-2 yang telah dirilis ke banyak platform dengar digital ini diluncurkan satu tahun usai memperkenalkan proyek musiknya lewat ‘All Is Love’.

Masih bicara cinta, ‘Bintang di Muram Hujan’ adalah manifestasi kasih sayang Lukman yang tak jumud bagi anaknya. Liriknya lembut, semacam nasihat pada tak takut saat amuk badai yang telengas di luar jendela mengacaukan segalanya.

“Lagu ini bicara berkah, kerelaan, dan harapan. Bahwa selalu ada cahaya, seremang apapun di tengah gelap,” kata Lukman.

Idenya itu ditangkap Bable Sagala dan Winan Pratama. Keduanya mengeksekusi aransemen dengan membaladakan ‘Bintang di Muram Hujan’. Bable juga yang mengelola lalu menyempurnakan tata suara sehingga terdengar ‘lawas’. “Pengemasan tata suaranya sesuai kebutuhan, untuk membangun mood. Bukan latah sih,” beber Bable.

Lukman Marjabinie sudah mengenal musik sejak SD. Saat di bangku SMK, musisi dari Desa Condong, Kertanegara yang dibesarkan di Yogyakarta ini mulai rajin menulis lagu. Tahun 2014 ia bergabung di Afapika yang melahirkan mini album “Stay On Nirvana”.

Hingga sekarang, ayah dari Banyu Marakata Soma ini mantap bersolo karier dibantu sesama rekan musisi seperti Bable Sagala, Gigih, Risky Farid, dan Winan Pratama. Dalam waktu dekat ia juga akan merilis album perdana berisi sembilan lagu. (Dez)

 

BERITA REKOMENDASI