“Dissolve Movement” Karya Piyu Jadi Pergerakan Penyakit Jantung

Editor: Ary B Prass

NAMANYA Dendy Mulya Pasha a.k.a Dendy Mike’s merupakan seorang penyanyi yang memulai karirnya di tahun 2000an bersama band Kunci. Tahun 2005 ia bergabung dalam band Mike’s Apartmen. Dendy juga mengisi soundtrack Perahu Kertas 2 dengan judul “2 Manusia”. Kemudian di tahun 2014, Dendy tergabung dalam sebuah band project Piyu yang bernama Piyu and The Frontman bersama Makki (bassis Ungu), Agung Gimbal (drummer Ari Lasso dan Dewa) serta Galih (anak pasangan Mira Lesmana dan Mathias Muchus). Namun Tuhan berkehendak lain, tahun 2019 Dendy Mike’s dipanggil oleh Tuhan YME karena sakit jantung.

“Dissolve” sendiri merupakan judul sebuah lagu yang diciptakan Piyu dan dinyanyikan oleh almarhum Dendy Mike’s. Dissolve yang berarti larut atau tepatnya Muksa (dalam bahasa jawa), “Lagu ini bercerita tentang seseorang yang telah menyesal melakukan kesalahan namun setelah itu dia menghilang. Dia menyadari betapa dia sangat mencintai dan merindukan orang yang dikasihinya, akan tetapi setelah dia menyesal telah menyianyiakan orang yang dicintainya lalu dia malah menghilang,” kata Piyu dalam siaran pers yang dikirim ke Redaksi KRJogja.com belum lama ini.

Tahun ini, Piyu tiba – tiba teringat akan lagu “Dissolve” dan berinisatif untuk merilisnya. Setelah berdiskusi dengan Adib Hidayat (Pengamat Musik), timbullah ide untuk membuat movement untuk mengenang almarhum Dendy Mike’s. Hal ini disambut baik oleh “BenihBaik” untuk merealisasikannya menjadi movement tentang kesadaran akan kesehatan jantung. Dimana sekarang jantung bukan hanya menyerang orang yang berusia tua namun menyerang anak – anak dan remaja.

“Movement ini kemudian didukung oleh Yayasan Jantung Indonesia dan beberapa pihak lain, diantaranya ada seniman lukis Tondi Hasibuan yang menyerahkan karya lukisnya untuk diolah menjadi design Merchandise Dissolve berupa Masker, Kaos dan lainnya. Selain itu juga ada Tendencies yang memberikan dukungan sebagai vendor produksi dan pihak pengelola penjualan merchandise. Selain itu ada Ahonk Rahadi dari BSM Records yang mengatur dan mengelola sisi kreatif dari movement ini seperti pembuatan video klip dan konten campaign lainnya. Selain itu juga, Dissolve movement membuka diri untuk berkolaborasi bagi siapa saja yang mau bergabung dalam gerakan ini, baik itu seniman, musisi, atau pihak lainnya,” katanya.

BERITA REKOMENDASI