Gandeng Putri Ariani, Langit Sore Rilis ‘Melesat’

SUKSES dengan single “Rumit”dari album pertama mereka bertajuk “Muda dan Jatuh Cinta”, yang telah di saksikan lebih dari 10 Juta viewer di Youtube, Langit Sore kembali merilis single “Melesat” dengan menggandeng penyanyi solo berbakat Putri Ariani. Setelah sebelumnya juga merilis album “Jogja dan Kenangan” pada Februari lalu, dan hingga kini telah didengar 2,2 juta kali dan menggaet 540 ribu pendengar bulanan di platform Spotify.

Berbekal apresiasi dan dukungan dari penikmat musik membuat Langit Sore lebih yakin untuk terus berkarya di tengah pandemi dengan menciptakan lagu – lagu baru. Dengan menggandeng Putri Ariani (15 tahun) pemenang Got Talent Indonesia tahun 2014 dan menjadi salah satu penyayi resmi dalam Theme Song Asian Para Games 2018.

Berbeda dari lagu-lagu sebelumnya yang bertemakan patah hati, single “Melesat” bercerita tentang realita kehidupan dari banyak orang, tentang bagaimana setiap dari kita pernah mengalami fase kegagalan dalam hidup namun tetap bisa bangkit dan melesat di masa depan. Dibungkus dengan musik dan nada yang bernuansa semangat dengan lirik yang sederhana seperti lagu lagu Langit Sore sebelumnya.

Kakung personil Langit Sore menjelaskan lagu ini penggambaran proses perjalanan masing masing dari personil Langit Sore juga bukan perjalanan yang mudah tentu penuh lika liku dan perjuangan. “Energi ini yang ingin kita sampaikan kepada pendengar kami , terlebih dalam project ini, Langit Sore menggandeng penyanyi berbakat Putri Ariani untuk ikut serta memberi energi yang luar biasa dalam lagu ini. meski di usia nya yang masih belia namun Putri sudah meraih banyak prestasi di dunia musik. Melalui perjalanan karir putri kita juga bisa belajar tentang tak ada kata keterbatasan bagi kita untuk berkarya , dengan semangat dan tekat yang kuat setiap kita dapat meraih hal yang kita impikan jika kita sungguh – sungguh dan kerja keras dan tentu nya yang tidak bisa kita lepaskan adalah dukungan dari orang orang terdekat yang mencintai kita,”ujar Kakung.

“Sebelumnya kita sudah sempat membuatkan lagu untuk Putri berjudul “Lepaskan Aku” dan kali ini langsung kami ajak berkolaborasi langsung dengan mengeluarkan single “Melesat” yang kita garap di Satrio Piningit Studio di Yogyakarta. Untuk proses rekaman sekitar satu bulan dan kita juga mempercayakan Bagus Kresnawan yang lebih dikenal dengan panggilan Bagustikus dalam penggarapan video clip “Melesat”, Sempat mengerjakan Music Video dari grup band ternama lainya seperti Nidji, Dmasiv dan banyak band besar lainnya, untuk proses penggarapan nya cukup singkat yaitu dalam waktu seminggu proses syuting dan editingnya sampai selesai”. Ucap kakung saat press conference di Eskala Jogja. (*)

BERITA REKOMENDASI