Ichsan Pegang Tiket Titanium dari Bunga Citra Lestari

YOGYA, KRJOGJA.com – Keberuntungan masih berpihak pada Ichsan Pua Mbusa. Pasalnya saat mengikuti Audisi Indonesia Idol 2019 area Yogyakarta, putra kelahiran Flores Nusa Tenggara Timur ini sempat mendapat penilaian kurang baik dari juri.

Dalam tayangan audisi perdana yang disiarkan RCTI pada Senin (21/10/2019) malam, Ichsan unjuk gigi di depan juri muncul di layar kaca. Ichsan tidak hanya bernyanyi, tapi juga menunjukkan kemampuan dance yang dimiliki.

Saat itu, semula ketiga juri, Ari Lasso, Maia Estianti dan Judika belum bisa meloloskan Ichsan. Namun, Anang dengan gaya khasnya ingin agar Ichsan lolos ke babak selanjutnya. Pada saat yang sama Bunga Citra Lestari (BCL) ternyata juga memberikan 'Yes'. Hanya saja jika hanya dua juri yang memberikan 'Yes' artinya belum bisa melanjutkan perjuangannya di Indonesian Idol.

"Sempat terjadi perdebatan di ruang audisi karena BCL memaksa juri lain memberikan satu Yes lagi agar Ichsan bisa lolos. Hingga akhirnya BCL memberikan Titanium Tiket. Tiket itu hak veto masing-masing juri yang hanya bisa dipakai satu kali untuk menyelamatkan peserta agar lolos ke babak selanjutnya," sebut Laila, Manager Artist yang mendampingi Ichsan saat bertemu jajaran redaksi KR Group di Joglo KR, Selasa (22/10/2019).

Sedang Ichsan sendiri saat memberikan keterangan menyebut banyak masukan juri yang diberikan padanya. Termasuk pesan khusus agar dalam memilih lagu lebih cermat.

"Diusahakan dalam durasi yang singkat sudah dapat menunjukkan kualitas karakter suara," ucapnya.

Usai lolos audisi di Yogya ini, pria 25 tahun tersebut masih akan melewati babak eliminasi di Jakarta sebelum ke tahapan showcase yang diperkirakan awal tahun mendatang.

Keikutsertaan di audisi pencarian bakat ini sendiri sudah untuk kedua kalinya bagi Ichsan setelah sebelumnya pernah ikut ajang serupa pada 2013 lalu. Bahkan keikutsertaan pada tahun ini cukup menarik karena sebenarnya Ichsan sudah kurang berminat dan harus didorong teman-temannya.

"Banyak yang mendorong untuk ikut audisi. Toh umur juga masih bisa masuk. Untuk musik, saya sudah ada di dunia musik sehingga tidak harus mengejar industri banget," katanya.

Sementara tertariknya Ichsan di dunia musik susah diawali dari keluarga. Ia mulai band-bandnan sejak kelas 1 SMP. Bakat nyanyi juga turun dari ibunya yang penyanyi Qasidah dan kakaknya yang masuk di acara pernikahan dan lainnya.

Bakat nyanyi makin terasah saat memutuskan hijrah ke Yogya pada 2012 seiring masuk di Ilmu Pemerintahan UMY. Hingga saat ini, Ichsan masih suka reguleran musik di berbagai kafe seputar Yogyakarta dan menjadi videografer musik. (Feb)

BERITA REKOMENDASI