Langkah Bekraf Hidupkan Ekosistem Musik Yogya

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar agenda belajar bersama musisi dan pegiat musik Yogyakarta bertajuk WRockshop di Hotel de Lexaton 27-29 September 2017. Mengundang pembicara yang sangat berkompeten di bidang musik, Bekraf merniat membangkitkan dunia musik Indonesia yang seolah mengalami mati suri beberapa waktu terakhir.

Amin Abdullah, perwakilan Bekraf dalam pembukaan Rabu (27/09/2017) mengungkap, Yogyakarta merupakan kota keempat yang disinggahi agenda WRockshop. Menurut dia, Bekraf berniat menyelenggarakan acara serupa di 10 kota Indonesia dengan tujuan menggerakkan ekosistem musik daerah yang kemudian berdampak pada industri musik nasional.

“Salah satu baromoter musik di Indonesia ya Yogyakarta, kota ini pernah melahirkan musisi hebat seperti Sheila on 7, Jikustik hingga Endank Soekamti yang karyanya begitu luar biasa. Tapi, mengapa kemudian mandeg, hampir semua daerah juga seperti itu. Di WRockshop inilah kami ingin mengurai permasalahan yang terjadi di tiap daerah,” ungkapnya.

Bekraf menurut Amin terus mengupayakan pergerakan signifikan industri kreatif salah satunya musik untuk mempersiapkan Indonesia menyambut bonus demografi 2035. “Musik sendiri saat ini baru menyumbang pemasukan negara sebesar 0,45 persen dan masih sangat sedikit. Padahal anak-anak muda kita usia produktif terus bertambah dan diprediksi mencapai puncak 2035. Kalau tidak dipersiapkan betul, bisa jadi nanti bukan penguasa ekonomi dunia tapi malah musibah sosial saja,” sambungnya.

Tidak ingin main-main, Bekraf mengundang pembicara kompeten di bidang musik seperti Baron (eks gitaris dan manajer Gigi), Indra Qadarsih (keyboardish BIP dan Sound Enginer), Harry Koko Santoso (founder Soundrenaline), Ferry HK, Salman Sakti (eks Sheila on 7), Budi ACe (jurnalis musik senior), Harsha Tanjung, Viddy Supit hingga Massto Sidharta. Seluruh pembicara akan terlibat diskusi mendalam selama tiga hari kedepan bersama 80 peserta yang merupakan musisi, manajemen musik, pelaku industri kreatif musik dan jurnalis musik asal Yogyakarta.

Budi ACe secara khusus juga berharap setelah WRockhop tersebut, ekosistem musik di Yogyakarta bisa terus bergerak dan muncul kembali band-band papan atas seperti Sheila on 7 atau Endank Soekamti. Namun sebelum itu, Budi menyampaikan ikhwal pembentukan Indonesia Music Forum (IMF) Yogyakarta yang bakal jadi ekosistem musik Kota Gudeg.

“Kita ajak musisi Yogya mengurai masalah apa yang dihadapi selama ini bersama narasumber berkompeten yang boleh dikuras habis-habisan ilmunya. Nanti setelah WRockshop bakal diteruskan diskusi lebih dalam melalui IMF yang tujuannya mengembalikan kembali kejayaan musik Indonesia,” ungkapnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI