Lewat Video Musik “Sikut” ROKET Mendedah Praktik Pencitraan

Editor: Ary B Prass

YOGYA, KRJOGJA.com– “Social media has been attacking us all our lives, now we can attack it back”. (Remix Nam June Paik 1932-2006)

Grup musik ROKET kembali menyapa netizen lewat video musik terbaru berjudul “Sikut”. Kali ini band yang terdiri dari Kiki Pea (vokal), Tutoet Daru (drum), Fendee Perdana (gitar-vokal) dan Agib Tanjung (bass-vokal) ini menggandeng Rifqi Mansur Maya (Kikiretake) dari Pehagengsi untuk merealisasikannya.

Di lagu ini, ROKET menggandeng tiga musisi cadas yakni; Ari Hamzah (Fun As Thirty/ eks-Endank Soekamti) untuk mengisi drum, juga Diajeng Budi (Alectrona/ eks-Havinhell) dan Arya Pandjalu (De Jongster/ eks-Blackboots) di vokal.

Di video ini juga melibatkan beberapa musisi dan pegiat skena musik Yogya, di antaranya; Ahonk Rahadi, Wawakzk, Adi Supraba, Mario Ramadhan, Gandhi Soeryo, Tatto Widadi, Atenk Monrever, Ryan (Rebellion Rose), dan sederet nama lainnya. Meski footage direkam sejak 2019, dengan Kiki Pea sendiri yang menjadi sutradaranya, namun video ini justru sengaja disimpan dan dirilis 30 September 2021.

Menurut Kikiretake dengan mengambil semangat dari Jenderal Besar Soeharto dalam hal pencitraannya lewat medium film (lihat film ‘Janur Kuning’ & ‘Penghianatan G30SPKI’), video musik ‘Sikut’ ini mencoba mendedah segala praktik pencitraan melalui medium video lewat;

  1. Shot pembuka: Sutradara 1 yang sedang mengarahkan pemain, dan shot tampak belakang dari Sutradara 2 dengan tokoh dan karakter yang memainkan perannya.
  2. Permainan gonta-ganti fitur filter oleh Sutradara 2 pada aplikasi foto/video (instagram) sebagai lambang betapa mudahnya kita menipu diri kita sendiri/publik.
  3. Behind the Scene: Bahwa semua ini adalah buatan yang dipikirkan dengan seksama dan diperuntukan kepada khalayak yang mungkin jadi target pasarnya.

“Semua video yang kita tonton adalah buatan, settingan dengan agenda tertentu dari pembuatnya yang diterjemahkan melalui frame, adegan, atau efek suara, maupun visual,” ujar Kikiretake selaku sutradara dan editor.

 

BERITA REKOMENDASI