Madona Sudzen Bawakan Karya Ayah Sendiri

APLIKASI pesan seperti WhatsApp hingga Blackberry Messenger memudahkan orang dalam berkomunikasi antar sesama. Tidak dipungkiri bisa menjadi senjata dalam mempertemukan sepasang kekasih. Trend inilah yang kemudian menjadi inspirasi bagi pencipta lagu, Sailan Bong dalam karya dangdutnya 'Di WA Ada Cinta'.

"Saya sering ngintip anak saya tukeran foto. Lain hari ada teman yang bilang WA itu enak lho, bisa dapet teman bisa dapet cinta," katanya saat siaran taping di KR Radio Jogja. 

Lantas diberikanlah lagu tersebut kepada anaknya sendiri, Madona Sudzen setelah mendapat protes dari sang istri yang juga penyanyi dangdut, Yaya Zakia. "Istri saya marah katanya jangan ngorbitin orang lain terus, anak sendiri diorbitin juga," tambahnya.

Madona Sudzen yang baru lepas pendidikan SMA tahun ini mengiyakan permintaan orang tuanya. "Saya dengerin lagunya beberapa kali dan saya bilang mau. Ngga buang kesempatan yang udah dikasih," terang dara bernama lengkap Devama Ramadhona Sudzen ini. 

Prestasinya di dunia tarik suara dan modern dance menjadi modal bagi dirinya terjun di industri musik tanah air. "Saya ingin dilihatnya beda, karakter beda, sopan dengan kolaborasi modern dance," terang penyanyi yang masih merahasiakan nama goyangannya ini. 

Kiprah Sailan Bong menulis lagu untuk penyanyi tenar seperti Anisa Bahar, Iis Dahlia dan Trio Macan. Bahkan lagunya berjudul 'Jedag Jedug' menjadi hits setelah dibawakan artis kondang Roro Fitria. (Tom)

BERITA REKOMENDASI