Mimpi Besar Fourtune Band

 

MUSIK adalah jalan hidup. Tidak banyak yang berani membuat pernyataan seperti itu di tengah kian banalnya industri musik tanah air, terutama mereka yang masih remaja. Apalagi dengan banyaknya pilihan aktivitas di dalam dan luar sekolah yang membingungkan bagi psikologis para remaja yang kental aroma pencarian jati diri.

Namun, bagi David Adrian (vokal), Alexander Dewanta Chandra Yogatama (Kibor), Putut Segoro Yoso (Drum), dan Muhammad Dhifan, memutuskan untuk hidup dari musik bukan pilihan sulit. Tergabung unit Pop Jazz Fourtune, empat pelajar SMA 2 Yogyakarta itu yakin bisa menjalani pilihan itu meski banyak rintang menghadang.

"Kami bersyukur karena orang tua sangat mendukung kami bermusik. Asalkan jangan lupa belajar di dalam dan luar sekolah. Kami harap karya kami selanjutnya bisa menambah ragam musik di Yogyakarta dan Indonesia," kata Yoga, ditemui di sebuah rumah makan bilangan Jalan Sudirman.

Satu lagu sudah mereka hasilkan dan dilempar di platform dengar digital. Berjudul "Bidadariku", lagu Pop Jazz ini sangat mudah diterima pendengar musik tanah air. Lirik-lirik khas remaja yang merasakan perasaan suka kali pertama seperti "Apakah ini cinta/Kau cantik kau manis/Ku jatuh cinta pada dirimu bidadariku" di bagian reff berpotensi meruangkan koor ketika dibawakan langsung.Komposisi musik juga cukup renyah. Pemilihan sound yang empuk makin membuat lagu ini nyaman didengar berulang. Yogya berkisah awal mula dirinya membuat lagu itu.

"Waktu itu dibuatnya pas kami study tour ke Bandung. Kebetulan juga aku lagi kasmaran, di kamar hotel gitar-gitaran terus dapat lagu itu. Aku langsung ke kamar David dan dia aku suruh nyanyi, jadi deh," bebernya.

Mereka juga tak main-main dalam memilih musik sebagai jalan hidup. Satu album penuh disiapkan di akhir tahun, tanda keseriusan mereka. Saat ini Fourtune bahkan sudah punya 15 komposisi yang siap rekam. Namun, band yang sudah punya banyak fans itu membeberkan album perdana akan berisi tujuh lagu saja. "Rencananya setelah album kelar, kami akan fokus ke UAN dulu. Tapi bukan berarti berhenti atau vakum. Dikurangi saja, karena kami sudah sepakat untuk serius di musik," sambung David. (Des)

BERITA REKOMENDASI