MMP Semangati Grup Musik Tetap Berkarya

KETIKA wabah Covid-19 belum usai, beberapa musisi di Kulonprogo membidani lahirnya Menoreh Music Project (MMP). MMP diharapkan bisa sebagai salah satu wadah yang menaungi dan menyemangati musisi/grup musik untuk tetap konsisten berkarya di tengah pandemi dengan cara live music seperti di lokasi-lokasi kuliner di Kulonprogo.

Menurut salah satu pendiri MMP, Raka Primatama, terutama dipicu adanya kegelisahan dari banyak musisi/grup musik di Kulonprogo dengan tak adanya tawaran pentas di atas panggung di kala masih ada wabah virus Corona. “Setelah banyak bincang-bincang secara online maupun offline, kemudian munculah gagasan untuk membuat wadah yang kami namakan Menoreh Musik Project,” jelas Raka, baru-baru ini.

Ditemui di kompleks kuliner Geblek Pari Nanggulan Kulonprogo, Raka mengungkapkan, dalam perjalanannya MMP bisa bekerjasama dengan beberapa tempat kuliner di Kulonprogo dan diharapkan bisa memberi suasana berbeda dengan live Music saat era new normal terutama pada akhir pekan dan hari libur Nasional. Live music biasanya dimulai dari tempat kuliner buka sampai dengan tutup, namun tetap ada tahapan-tahapan istirahat.

“Kegiatan ini sudah berjalan kurang lebih tiga bulan yang lalu.

Kami mengisi kegiatan live music secara rutin di beberapa tempat kuliner di Kulonprogo seperti Geblek Pari, Iwak Kalen Banyu Bening, dan Kopi Ingkar Janji,” bebernya.

BERITA REKOMENDASI