Pandemi Covid-19 Masih Ada, Orkes Melayu Jadi Hiburan

PANDEMI Covid-19 sudah barang tentu membuat banyak orang mengurangi aktifitas pertemuan di luar rumah. Bahkan bekerja pun harus dilakukan di rumah dengan bantuan teknologi seluler atau internet.

Kondisi demikian cukup menguras pikiran dan terkadang menimbulkan stres. Komunitas Budaya Khoja Semarang (KHOJAS) pun memberi solusi kepada mereka yang merasa jenuh dan stress agar tidak melupakan musik untuk selalu didengar. Musik Melayu yang menjadi salah satu musik yang dipertahankan dan dilestarikan komunitas Khojas menurut Ketua Khojas Semarang, Muhammad Sholeh Djaelani bisa menjadi alternatif penghibur.

Dalam wawancara dengan KRJogja.com, Sholeh mengatakan musik Melayu bisa menjadi alternatif hiburan yang enak didengar. “Harmonisasi bunyi alat musik seperti akordeon, mandolin, seruling, kendang, bahkan biola pasti menjadi daya tarik tersendiri. Belum lagi syair-syairnya. kalau tidak percaya coba cari lagu-lagu A Rafiq yang banyak di Youtube. Kalau sudah mendengar dan engenalnya, Insha Allah akan demen mendengarkannya,” ujar Sholeh yang masih ada hubungan famili dengan maestro Musik Melayu Almarhum A Rafiq yang asli Semarang, Kamis (28/1/2021).

BERITA REKOMENDASI