Penonton Pecah: “The Godfather of Broken Heart” Didi Kempot Meriahkan Event Smartfren Wow Carnival

YOGYA, KRJOGJA.COM – Event Smartfren Wow Carnival yang digelar di Gedung PKKH Universitas Gadjah Mada, Selasa (3/12/19) disambut riuh ribuan penonton dari Yogyakarta dan sekitarnya dengan kehadiran "The Godfather of Broken Heart” Didi Kempot.
 
Tidak salah, Economic Expo ketujuh yang diselenggarakan oleh Universitas Ahmad Dahlan bersama dengan Smartfren Wow Carnival menghadirkan sosok Didi, kehadirannya disambut riuh sorak-sorai penonton. Didi Kempot sebagai musisi legendaris yang kini mencuat kembali ke permukaan membawa semangat teriakan penonton ketika lighting mulai menyorot sosok Didi di atas panggung.
 
Sosok Didi adalah kehadiran yang ditunggu-tunggu oleh seluruh pengunjung, tidak hanya kalangan tua karena memang Didi sudah melegenda sejak dulunya, akan tetapi kalangan muda juga ikut 'ambyar' ketika menyaksikan penampilan dari Didi. Seluruh gedung penuh sesak oleh tarian yang didominasi oleh kalangan muda. 
 
Tidak hanya di dalam panggung, riuh joget penonton juga tidak kalah ambyar-nya di luar gedung, di depan layar yang telah disediakan.
 
Walaupun hujan mengguyur deras, tarian tak mampu terelakkan, terutama ketika Didi membawakan lagu yang berjudul "Kartonyono" dan "Pamer Bojo".
 
Namun, beberapa lagu lainnya juga tidak kalah serunya, karena memang keseluruhan lirik lagu yang dibawakan Didi, mewakili perasaan muda mudi yang pernah mengalami putus cinta. Lirik lagu membawa penonton, bagaimana cara merayakan patah hati tanpa harus bersedih.
 
Salah satu penonton yang jauh-jauh dari Klaten akrab disapa Andi mengaku menikmati lagu yang dibawakan oleh Didi, menurutnya lagu-lagu tersebut mewakili perasaannya yang pernah putus cinta.
 
"Lagu-lagunya enak didengar terus bisa seperti kehidupan sehari-hari gitu loh, kenyataan ceritanya, [pernah mengalami patah hati]," ungkapnya malu-malu ketika diwawancarai oleh wartawan krjogja.com.
 
Tidak hanya Andi salah seorang penonton lainnya, bernama Afra, wanita berumur 19 tahun ini juga mengaku hal yang sama, menurutnya lagu-lagu Didi sangat cocok untuk mewakili perasaannya yang baru saja putus cinta baru-baru ini.
 
"[Putus cinta] pernah belum lama ini," ungkapnya sambil tertawa malu.
 
Didi Kempot dalam membawakan lagunya mampu membawa penonton larut. Bahkan sampai mampu melupakan segala macam hiruk-pikuk dalam dunia perkuliahan. Hal ini diakui juga oleh Andi dan Afra yang notabene masih duduk di bangku perkuliahan.
 
"Kesannya senang aja, seperti lepas, penat pikiran selama kuliah," pungkas Andi.
 
Sedangkan menurut Afra, ia merasa tenang dan lupa dengan tugas-tugas kuliah, karena terbawa dengan suasana lagu yang dibawakan oleh Didi.
 
"Senang, fresh gitu, pikirannya udah nggak keingat tugas," tutur Afra.
 
Andi berharap untuk kedepannya, acara seperti ini tetap diadakan. "Kalau bisa tiap bulan," imbuhnya sambil tertawa. (Siti Halida Fitriati/ UIN Sunan Kalijaga)
 
 

BERITA REKOMENDASI