Rocker ‘Genk’ God Bless Nyanyi Campursari

SALAH satu sosok penting band legendaris God Bless ternyata tertarik menyanyikan lagu campursari yang bernuansa Dangdut-Koplo. Dia rekam satu lagu berjudul ‘Nyilih Lambe’, dan baru saja dirilis melalui Youtube serta berbagai Digital Store.

Sosok itu adalah Ali Akbar. Selama ini dia banyak berpartner dengan Ian Antono dalam penciptaan lagu untuk God Bless dan Nicky Astria. Di grup band Gong 2000, peran Ali dalam pembuatan lagu sangat dominan.

Di kancah rock, Ali Akbar memiliki tiga buah album sebagai soloist. Salah satu lagunya yang berjudul Puisiku Terbang sempat mengejutkan belantika musik era 90-an karena mempertemukan tiga gitaris papan atas: Ian Antono, Eet Sjahranie dan Pay. Pada lagu itulah ketiga gitaris tersebut untuk pertama kali tampil bersama dalam sebuah komposisi.

Ali Akbar juga dikenal sebagai produser yang gemar mengorbitkan pendatang baru. Beberapa di antaranya adalah Blackout, Rotor, dan Bunga yang dimotori oleh Galang Rambu Anarki (alm), anak sulung Iwan Fals.

Ali mengaku sengaja menyanyikan lagu ‘Nyilih Lambe’ dalam racikan campursari karena memang menyukai genre musik lokal itu, sekaligus sebagai bentuk penghargaan (tribute) darinya terhadap campursari.

“Seniman campursari itu ‘sersan’ alias serius tapi santai. Mereka berkreasi sesuai irama dan denyut nadi mereka, sehingga hampir tak ada kamuflase. Mereka sangat total dan jujur atas diri sendiri,” kata Ali, Jumat (16/10).

Maka tak heran jika Ali Akbar melibatkan musisi daerah dalam pengerjaan lagu ‘Nyilih Lambe’. Musik lagu itu diaransemen oleh Lilik Laju, musisi yang berdomisili di Ngawi, Jawa Timur.

Pria kelahiran Kediri ini menyatakan siap melanjutkan kiprahnya di jalur campursari bila lagu Nyilih Lambe mendapatkan dukungan dari publik. “Tentu, jika banyak orang yang mendukung, aku akan lanjut ‘nyampursari’. Menurutku begitu cara menghormati siapapun yang mendukung upaya kita,” katanya. (Cdr)

BERITA REKOMENDASI