Segara Banyu Bening Daur Ulang ‘Hati Selembut Salju’

MENANDAI kebangkitan bermusik di masa pandemi, Segara Banyu Bening merilis singel terbaru ‘Hati Selembut Salju’, Jumat (4/9). Lagu lama yang pernah populer awal 1980-an tersebut diproduksi Musica Studio. Hanya dalam waktu dua hari sejak diluncurkan, sudah ditonton 10 ribu kali di YouTube. Didaur ulang lagu Jamal Mirdad oleh bungsu penyanyi legendaris Ebiet G Ade ini sangat mengejutkan.  Apa latar belakangnya?

Berikut obrolan Krjogja.com dengan penyanyi kelahiran 11 Desember 1989, pemilik album ‘Kata dan Nada’ via WhatsApp (4/9).

Dirilisnya ‘Hati Selembut Salju’ keinginan produser atau Segara?
Keinginan bersama. Kami rembukan untuk lagu yang menjadi singel ini.

Yang mengaransir ulang?
Bersama. Saya dan Mas Irwan Simanjuntak yang ditunjuk sebagai arranger.

Dirilis digital?
Dirilis di semua platform digital. Kalau fisik belum ada rencana.

Merilis singel di masa pandemi. Terganggukah aktivitas nyanyi beberapa bulan ini?
Cukup terganggu. Karena terbiasa bertemu dan bernyanyi langsung di depan orang-orang. Sekarang tidak bisa. Paling hanya via digital, seperti Zoom dan sejenisnya.

Tahu siapa penyanyi ‘Hati Selembut Salju’? Kenal lagu tersebut tahun berapa?
Tahu. Namun tidak kenal secara personal. Setahu saya tahun 80-an. Tidak hafal pastinya.

Apa istimewanya lagu itu, hingga harus didaur ulang?
Menurut saya lagu tersebut puitis sehingga terasa berbeda dengan lagu-lagu lainnya.

Kenapa tidak menyanyikan ulang lagu-lagu Ebiet G Ade? Khawatir dianggap mendompleng nama bapak?
Karena sudah pernah. Khawatir sih tidak, semua orang bebas berpendapat. Ke depan mungkin dapat membawakan lagu ayah lagi.

Komentar Segara tentang Ebiet G Ade?
Beliau seorang ayah yang baik dan bijaksana. Di dalam keluarga tidak ada pemaksaan kehendak terhadap anak-anaknya. Beliau selalu mendukung apapun pilihan anaknya.

Sejauh mana bapak menginspirasi Segara?
Kalau masalah inspirasi, datang dari mana saja. Saya tidak bisa mengukur seberapa besar beliau menginspirasi. Karena seluruh anggota keluarga saya juga memberikan inspirasi dalam jenis berbeda-beda kepada saya. (Latief ENR)

 

BERITA REKOMENDASI