‘Sixty Six Project’ SMKN 2 Kasihan Tampil Memukau di Bandung

Editor: KRjogja/Gus

BANDUNG, KRJOGJA.com – Dua wakil DIY, Sixty Six Project asal SMKN 2 Kasihan di kategori band dan Smada Dance asal SMAN 2 Kasihan di kategori ekstra kulikuler menyedot perhatian pada ajang Pucuk Cool Jam 2019 “Colaboration Unlocked” yang berlangsung di Lapangan PPI Pussenif, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (9/3) siang.

Sixty Six Project yang digawangi enam personel, Risky (drum), Risqy (keyboard), David (saxophone), Kevin (gitar), Rafael (bass) dan Vialinda (vocal) tampil maksimal memainkan dua lagu, salah satunya lagu wajib Matahari dan Mimpi dengan arasemen mereka sendiri.

Skill dan penguasaan panggung yang kuat membuat penonton yang memadati lokasi acara di tengah Kota Bandung pun terbawa suasana. Pujian pun datang dari dua musisi M Adri Prakarsa (drummer Nidji) dan Budi Sulistioyuwono selaku juri.

“Saya nggak nyangka yang main anak SMA. Skill bagus dan mereka terlihat sudah berpengalaman,” tegas Budi Sulitioyuwono.

M Adri Prakarsa, drummer Nidji pun melihat band yang baru terbentuk Oktober 2017 tampil atraktif di atas panggung. “Seperti nonton Java Jazz, mainnya asik. Tapi perlu diperhatikan untuk mainin emosi penonton, power harus dimainin,” katanya.

Di kategori ekstra kulikuler, Smada Dance pun menuai banyak pujian. Mereka tampil apik dengan balutan musik modern dan tradisional. Gerakan yang membuat Smada Dance layaknya penari profesional. “Sudah tidak dalam taraf ngafalin gerakan tapi menampilkan. Keren,” ujar juri kategori Ekstra Kulikuler, Evelin Kurniadi. (Yud)

 

 

BERITA REKOMENDASI