Trippin Waltz Bangkitkan Era ‘Mods Revivalist 60-an’

YOGYA, KRJOGJA.com – Music, fashion dan scooter. Tiga hal inilah yang mungkin bakal ditemukan orang saat membaca era Mods yang mulai trend di Inggris tahun 60 hingga 90-an.

Gaya hidup ini diinisiai oleh anak-anak muda Inggris yang sebenarnya mereka memprotes kaum konglomerat yang selalu tampil parlente dengan setelan jas mahal dan gaya hidup kelas tinggi. Perlawanan tersebut akhirnya berkembang menjadi trend yang disebut Mods Revivalist hingga gemanya sampai ke seluruh penjuru dunia.

Di genre musik, band-band seperti The Who dengan Pete Townshend sebagai pentolan dan booming tahun 1964 mulai dianggap sebagai kiblat trend Mods saat itu. Kemudian muncul pula The Jam yang dianggap mengembalikan trend Mods hingga disebut Mods Revivalist di periode 70-an dengan Britpop menarik kala itu.

Genre gaya Mods Revivalist inilah yang belakangan mulai kembali muncul di blantika musik dunia termasuk Indonesia. Berbagai pembaharuan diciptakan musisi-musisi muda tanah air namun dengan tak meninggalkan pemahaman akan Mods Revivalist tersebut.

Salah satunya Drippin Waltz yang dibentuk akhir 2016 lalu di Pulau Dewata Bali. Band yang digawangi Dayat (drum), Agus Grey (vokal), Ryan (bass) dan Rully (gitar) terus berkarya dan baru saja menelurkan mini album baru bertajuk Lucy Blitz berisi empat track lagu yang beraroma Mods Revivalist.

Agus Grey sang vokalis kepada KRjogja.com Jumat (30/6/2017) mengungkap, Trippin Waltz mencoba menghadirkan pilihan musik menarik bagi pecintanya. Genre Mods Revivalist dipilih lantaran ia bersama tiga rekannya yang lain memiliki ketertarikan yang sama akan jenis musik yang tenar di masa 60-an tersebut.

"Kami buat album judulnya Lucy Blitz yang sekaligus jadi lagu andalan kami. Total ada empat track di album tersebut yakni Intro, Im Strong, Desire dan Lucy Blitz," ungkapnya.

Band yang memulai gigs di Bali dan telah merambah ke beberapa tempat lain seperti Lombok hingga Jakarta ini berharap karya mereka bisa mendapat tempat di telinga pecinta musik khususnya genre Mods Revivalist. "Mudah-mudahan kami dapat tempat dan menambah playlist pecinta musik di manapun berada," pungkasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI