39 Ribu Pengunjung Hadiri FKY 2022, 1.749 Seniman Dapat Ruang Berekspresi

user
Danar W 25 September 2022, 18:30 WIB
untitled

Krjogja.com - YOGYA - 39 ribu lebih warga masyarakat turut hadir dalam Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2022 bertema Merekah Ruah yang digelar secara luring bertempat di 69 lokasi dengan pusat kegiatan di Taman Kuliner Condongcatur dan 22-25 September 2022. 1.749 seniman dan pelaku budaya mendapatkan ruang berkreasi dengan dampak ekonomi yang menggeliat setelah dua tahun terjangan pandemi.

Gelaran FKY 2022 resmi ditutup dalam seremonial di Taman Kuliner, Minggu (25/9/2022) sore. Paniradya Pati Kaistimewaan DIY, Aris Eko Nugroho mewakili Pemda DIY menutup gelaran tersebut dengan penyiraman dan pemberian bibit pohon trembesi untuk disampaikan pada perwakilan panitia FKY lima kabupaten/kota DIY.

Ketua Penyelenggara FKY 2022, Doni Maulistya mengungkap selama dua minggu pelaksanaan offline lebih dari 39 ribu warga masyarakat turut terlibat menghadiri kegiatan di berbagai lokasi. Secara daring juga masih cukup banyak masyarakat terlibat aktif yakni tercatat 13 ribu orang mengakses lewat kanal online FKY 2022.

“Sampai hari terakhir ini, kami mencatat lebih kurang 39 ribu masyarakat yang hadir ke berbagai lokasi, termasuk paling banyak di Taman Kuliner Condongcatur ini. Masih ada juga 13 ribu yang mengakses secara daring, sehingga kami tetap mencatat mereka sebagai bagian dari proses FKY kali ini,” ungkapnya pada wartawan usai seremonial penutupan.

Selama dua minggu, penyelenggara mencatat ada 1.749 seniman, pegiat budaya serta industri yang tampil dan terlibat dalam FKY 2022, di mana mereka mendapatkan ruang kreasi untuk tampil. Di sisi lain, penyelenggara menaruh rasa yakin karena munculnya kesadaran publik menyajikan ruang hiburan dan penampilan, menghadirkan beragam kebudayaan.

Dari sisi ekonomi, tercatat pula adanya geliat positif, yakni salah satunya dalam Peristiwa Sastra di Wisdom Park yang mampu menyedot setidaknya 1000 pengunjung setiap hari. Selain itu, dari 60 tenant di Taman Kuliner, tercatat transaksi ekonomi mencapai lebih dari Rp 25 juta per harinya.

“Ini adalah respon positif menurut kami, setelah dua tahun terjangan pandemi, ada dampak ekonomi yang baik untuk para peserta. Di Tamkul ini paling luas ada banyak hiburan tapi menarik juga di peristiwa sastra, sehari 1000an orang yang hadir di Wisdom Park. Ada bazar buku sastra, diskusi, pameran pop up dan pertunjukkan sastra di sana,” sambungnya lagi.

Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, menyampaikan bawasanya tahun ini FKY bisa terselenggara dengan meriah dan membahagiakan. Konsep daring dan luring tetap dipertahankan yang ternyata mendapat antusiasme cukup menarik dari masyarakat.

“Penyebaran pola kegiatan di FKY jadi bagian penting untuk mendekatkan seni dan budaya pada masyarakat dan membuat masyarakat lebih aware terhadap kebudayaan itu sendiri. Kita bisa menyatukan konsep perayaan dengan kabupaten/kota di DIY. Semoga ke depan bisa lebih baik lagi. Tata nilai, adat istiadat, pengetahuan semua tersentuh dengan manis. Begitu banyak venue yang kita gunakan tidak melulu gedung namun juga ruang terbuka yang menjadi ekspresi masyarakat. Merekah Ruah terwujud nyata dalam momentum ini. Secara fisik kita akhiri hari ini namun catatan kebudayaan dihasilkan kali ini masih bisa terus diakses dan dipelajari masyarakat luas untuk masa depan,” tandas Dian. (Fxh)

Kredit

Bagikan