2 Film Indonesia Borong Penghargaan Singapore International Film Festival 2022

user
Danar W 07 Desember 2022, 01:44 WIB
untitled

Krjogja.com - DUA film Indonesia, Autobiography dan Vania on Lima Street, memborong penghargaan film terbaik dalam perhelatan bergengsi Singapore International Film Festival 2022. Di festival film terbesar Asia Tenggara ini, kedua film itu berhasil mengungguli sejumlah film Asia lainnya, masing-masing dalam kategori kompetisi film panjang dan film pendek.

Film Autobiography, disutradarai oleh Makbul Mubarak, meraih penghargaan Silver Screen Awards sebagai Film Panjang Terbaik (Best Feature Film).

Sementara, film Vania on Lima Street yang disutradarai oleh Bayu Prihantoro Filemon, membawa pulang penghargaan Silver Screen Awards sebagai Film Pendek Terbaik (Best Short Film).

Makbul dan Bayu merasa sangat tersentuh melihat sambutan yang sedemikian hangat dari para penonton dan juga juri di Qcinema, JAFF, juga Singapura. Ia menilai ini sebagai bentuk pembuktian, di samping kebutuhan akan cerita-cerita yang baik, komunitas mereka di Asia Tenggara juga dihubungkan oleh estetika yang meskipun terkenal beragam, tapi memiliki suatu benang merah.

“Sinema bisa melampaui perbedaan bahasa, tradisi dan negara-bangsa sebab bahasa sinema selalu bertutur lewat bahasa kemanusiaan," ujar Makbul Mubarak.

Makbul dan Bayu Prihantoro Filemon sebelumnya pernah berkolaborasi bersama dalam film pendek berjudul Ruah. Film ini diproduksi oleh Limaenam Films dan Dinas Kebudayaan DIY melalui Kegiatan Pendanaan Produksi Film Pendek pada 2016.

Ruah disutradarai oleh Makbul dan diproduseri oleh Bayu. Film ini berhasil membawa pulang penghargaan Piala Citra untuk kategori Film Pendek Terbaik 2017 dan penghargaan Special Mention Silver Screen Awards dari Singapore International Film Festival di tahun yang sama.(*)

Kredit

Bagikan