Arca Siluman Macan 771 Tahun Muncul di ‘Akar Hening di Tengah Bising’ FKY

YOGYA, KRJOGJA.com – Pameran Seni Rupa Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2020 bertajuk Akar Hening di Tengah Bising menjadi salah satu hal spesial. Museum Sonobudoyo disulap menjadi ruang pamer yang bisa dinikmati dari manapun melalui format digital 360 karena keterbatasan kunjungan di masa pandemi Covid ini.

33 seniman terlibat dalam pameran ini, mereka memuaskan hasrat berkarya dalam medium karya lukisan, patung, instalasi, fotografi, audio visual, dan performance. Nama-nama menarik pun terlibat seperti Tedjo Badut, Wok The Rock, Timoteus Anggawan Kusno, Yuli Prayitno, Popok Tri Wahyudi, Ampun Sutrisno, Wimo Ambala Bayang, Wisnu Auri, Nanik Indarti, Yuvita Dwi Raharti, Andreas Siagian, FA Indun, Fitri DK, Ferial Affif, Alie Gopal, Ficky Tri Sanjaya dan Aik Vela Prastica, Chrisna Fernand Handiwirman, Abdi Setiawan, Bioscil, Pewarta Foto, Marten Bayu Aji, Chandra Rosellini, Widi Pangestu, Terra Bajhraghosa, Kokok P Sancoko, Galih Johar, S. Teddy Darmawan, Pupuk Daru Purnomo, Sugeng Oetomo, Ignasius Kendal, hingga The Freak Show Men.

Salah satu kurator FKY 2020 Lisistrata Lusandiana mengungkap, karya para seniman yang dipamerkan berangkat dari semangat Akar Hening di Tengah Bising. Pemilihannya pun melalui pertimbangan yang mengkombinasikan unsur rasional dan instingtif.

“Kami memilih para seniman ini karena melihat greget karyanya, stamina dalam berkaryanya, karyanya itu sendiri, laku kekaryaannya, serta statement dan cerita dari karya itu,” ungkapnya pada wartawan.

FKY

BERITA REKOMENDASI