Ari Burhani eks Kla Project: Musisi Muda Punya ‘Dunia’ Sendiri

Editor: KRjogja/Gus

SATU lagi musisi terdampak Covid-19. Ari Burhani, mantan drumer KLa Project mengungkapkan dampak pandemi begitu terasa dalam bisnis rental mobil yang digelutinya.

“Saya punya delapan mobil yang saya sewakan semua. Kini dikembalikan semua, karena pandemi ini. Kantor-kantor yang nyewa tutup. Membuat saya harus nyewa pool. Pusing. Lagi ambruk,” terang Ari saat ketemu MP

, Jumat (24/7) malam.

Setelah merampungkan album ketiga KLa Project: ‘Pasir Putih’ (1992), Ari memilih lepas dari band yang terbentuk tahun 1986 itu. Bukan karena ada konflik atau beda musikal. Semata ingin merambah bidang bisnis.

Musik bagi Ari adalah hobi. “Kalau jadi musisi harus ini dan itu. Harus bangun pagi-pagi untuk ngejar pesawat. Harus wawancara pagi. Lho kok jadi harus ya? Saya kan hobi, tidak jadi harus. Musik itu hobi, untuk kangen-kangenan,” tandas musisi berusia 53 tahun itu.

Dan karena kangen, Ari masih bermusik meski di balik layar. Belakangan lebih banyak membikin ‘theme song’ sinetron. Salah satu yang masih tayang ‘Tukang Ojek Pengkolan’ (RCTI).

Di tengah kesibukan bisnis, Ari masih sempat mengamati musik Indonesia yang belakangan dibanjiri musisi medsos. Di mata suami Imma itu, media sosial merupakan ajang bereksistensi musisi muda.

“Saya pikir mereka (musisi muda) tumbuh dengan situasi yang ada. Sama seperti KLa dulu yang muncul dengan kaset. Kini media sosial jadi tempat bereksistensi,” papar Ari yang tinggal di kawasan Ragunan, Jakarta.

BERITA REKOMENDASI