Bedhaya Mintaraga, Pertama Dipertunjukkan Secara Tertutup

BEDHAYA MINTARAGA pertama kalinya dipertunjukkan sebagai persembahan dalam resepsi peringatan kenaikan tahta ke-32 dan ulang tahun ke-75 Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kraton Yogyakarta, Sabtu (10/4/2021) malam. Tarian klasik tersebut menggunakan iringan utama Gendhing Danasmara Laras Slendro Pathet Sanga dengan gamelan Kanjeng Kyai Surak. Para penari bedhaya mengenakan busana kampuh dan rias paes ageng, layaknya pengantin putri gaya Yogyakarta.

Pementasan ‘Yasan Dalem Bedhaya Mintaraga’ ini digelar tertutup, hanya disaksikan oleh Raja Kraton Yogyakarta Sultan HB X beserta permaisuri GKR Hemas, para putri dan menantu dalem serta para undangan terbatas, yakni para penghageng, wakil penghageng, carik, ‘kahartakan’ serta perwakilan dari tepas dan kawedanan yang ada di Kraton Yogyakarta.

Meskipun pementasan Bedhaya Mintaraga di Kagungan Dalem Bangsal Kencana digelar terbatas, Kawedanan Hageng Punakawan (KHP)KHP Kridhomardowo menyiapkan ‘rakit’ atau kelompok kedua berbusana ‘rompen’ yang menari di Kagungan Dalem Bangsal Srimanganti secara bersamaan dengan ‘rakit’ pertama. Iringan gamelan dengan rekaman atau ‘relay’ dari Bangsal Kencana. Pementasan tersebut disiarkan langsung melalui kanal YouTube KratonJogja agar masyarakat dapat ikut serta menyaksikan.

BERITA REKOMENDASI