‘Born to be Jagoan’ Jadi Pameran Lukis Luring Pertama yang Digelar

Menurut dia, para jagoan juga harus waspada dan hati-hati karena Covid-19 belum hilang sepenuhnya. “Mudah-mudahan pameran ini menjadi penanda pameran-pameran selanjutnya bisa dilaksanakan secara luring,” ujar Ati.

Seniman lukis dalam pameran tunggal ‘Born to be Jagoan’, KRHT Sulistyo Hadinagoro, menjelaskan, pameran yang berlangsung hingga 16 November 2021 ini menampilkan 30 lukisan karyanya yang seluruhnya menjadikan hewan ayam jago sebagai objek lukisan.

“Ini pameran tunggal yang ke-31, saya tetap menampilkan objek jago sebagai ide kreativitas saya, yang mewakili semangat patriotisme, keberanian dan nasionalisme,” ujar Sulistyo di lokasi pameran.

Dia menilai, berbagai ide kreativitas bisa dituangkan dalam figur ayam jago yang menurutnya sangat menarik untuk diekspresikan menjadi satu karya yang memberikan nilai estetika tinggi. “Seperti Indonesia merdeka pada tahun 1945 itu terlahir dengan shio ayam jago juga,” katanya.(Ati)

 

 

BERITA REKOMENDASI