Gunawan Trihantoro Memaknai Cinta Karya Tuhan

IMAN kepada Tuhan merupakan manifestasi perasaan cinta sesungguhnya. Melalui karya puisi Gunawan Trihantoro, aneka perasaan cinta dituangkan dalam bait-bait sastra. Hal itu dikemukakan penulis kumpulan puisi 'Cinta Karya Tuhan' itu dalam bedah buku antologi puisinya di Karanganyar, Sabtu (24/8) malam. Pria ini menorehkan curahan rasanya di 72 judul yang terbukukan. 

"72 judul ini merupakan pengalaman spiritual dan kemanusiaan yang saya alami. Makna cinta sesungguhnya, menurut saya, adalah cinta ke sang pencipta. Yakni iman," katanya. 

Dari 72 karyanya, terdapat satu judul yang mewakili semua pesan. Perasaan cinta manusia ke lawan jenis, keluarga, pekerjaan dan sebagainya, tak lepas dari campur tangan Tuhan."Meluruskan makna cinta sesungguhnya. Cinta yang didasari Tuhan takkan lekang oleh waktu. Hakiki," kata pria yang berprofesi komisioner Bawaslu Karanganyar ini. Dalam bedah buku itu dihadirkan dua narasumber, yakni Komisioner Bawaslu Sudarsono dan guru berprestasi SDN 01 Suruh Siti Chitijah. 

Gunawan menambahkan, para generasi muda diharapkan menumbuhkan lagi tren karya sastra. Dalam waktu dekat, karya selanjutnya akan diterbitkan. Berangkat dari tujuan pendidikan itulah keuntungan penjualan buku akan disumbangkan untuk kepentingan edukasi di Indonesia.

"Tujuan lain agar memotivasi gerakan membaca dan menulis sastra," lanjutnya. Siti Chotijah mengatakan, puisi Karya Gunawan mudah dipahami dan cerdas dalam pemilihan diksi. Ia mendukung gerakan literasi melalui puisi. "Di Karanganyar, literasi memang kurang," jelasnya. 

Sedangkan Sudarsono menilai penulis 'Cinta Karya Tuhan' berusaha mewariskan pesan kebaikan melalui tulisan. Di dalamnya mencuplik fenomena kemanusiaan. "Pesan kemanusiaan disampaikan dalam narasi untuk generasi mendatang," katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI