Hidupkan Museum Di Malam Hari, Sonobudoyo Gelar Pagelaran Kesenian Kerakyatan

Editor: Ary B Prass

YOGYA, KRJOGJA.com– Museum Sonobudoyo Yogyakarta menggelar Pagelaran Kesenian Kerakyatan setiap Rabu dan Kamis mulai pukul 20.00 – 21.00 WIB di Pendopo Timur Museum Sonobudoyo Yogyakarta. Pagelaran meliputi kesenian Jathilan, Badui, Kethek Ogleng, Tayub, Reog, dan Angguk.
Pengamat Seni dan Budaya, Dr Kuswarsantyo mengatakan, kesenian tradisional yang dimasukkan ke Museum Sonobudoyo mengusung konsep Shadow Tradition Art, yakni seni yang meniru atau mengadopsi dari bentuk aslinya.
Hal ini dilakukan agar pengemasan kesenian lebih sederhana mengingat masih masa pandemi Covid-19 yang memaksa ada pembatasan sehingga tidak boleh berkerumun dan patuh protokol kesehatan Covid-19.
“Masalah estetika seni rakyat memang mengacu pada konsep shadow tradition art jadi seni tradisional tiruan dari bentuk aslinya. Jadi kalau jathilan terbuka seperti itu, dengan banyak personil dan pendukungnya banyak. Ketika dimasukkan ke Sonobudoyo dikemas menjadi seni wisata, lebih simple dengan durasi yang pendek dan personel tidak banyak,” jelasnya, Rabu (24/6/2021) di Museum Sonobudoyo Yogyakarta.

BERITA REKOMENDASI