Imbas Pandemi, Seniman Pameran ‘Sejangkauan Tangan’

PANDEMI belum juga berakhir, tapi sejumlah seniman muda tetap semangat untuk berkarya. Itu tertuang dalam pameran seni rupa bersama “Sejangkauan Tangan” yang sekaligus pembukaan galeri Ruang Seni Sayap, Rabu (10/3/2021) di Omah Cepit, Pendowoharjo, Bantul. Pameran ini terinspirasi dari prinsip kerja yang dilakukan oleh Asnar Zacky, seorang dosen seni rupa ISI Yogyakarta yang mengerjakan karya-karya drawing, ilustrasi, komik, dsb, dengan detail dan ketelitian mengagumkan.

Bagi Asnar Zakcy sejangkauan tangan memiliki dua matra yakni, sejangkauan tangan dalam artian fisik: satu lingkup meja kerja, semua keperluan ada di seputar meja kerja. “Kedua, sejangkauan jelajah idea selaras hasil penyerapan wawasan dan latar belakang akar budaya diri,” kata Asnar, saat pembukaan pameran.

Prinsip kerja ini memungkinkan kedekatan karya dengan pembuatnya dengan memaksimalkan peralatan, benda-benda, bahan-bahan, dan gagasan-gagasan yang dekat dengan si seniman. Sejangkauan tangan dalam pameran ini juga menggambarkan ukuran karya yang relatif kecil dan penyajiannya yang terjangkau oleh publik umum.

BERITA REKOMENDASI