Indonesia Kita Bakal Tampilkan ‘Tabib Suci’ di Taman Budaya Yogyakarta

Editor: Ary B Prass

‘Tabib Suci’ menceritakan tentang persaingan dua tabib yang mengaku suci, sama-sama memiliki agenda untuk meraih pengikut sebanyak-banyaknya. Masing-masing diperankan Cak Lontong dan Marwoto. Persaingan keduanya makin lama mengorbankan orang-orang kecil di sekitar mereka. Yang semula kawan menjadi lawan, bahkan hubungan suami istri pun ikut runyam.
Inilah yang terjadi pada Akbar yang semula menjadi tangan kanan Cak Lontong, terpaksa harus menelan kenyataan pahit karena kekasihnya yang diperankan Sruti Respati malah kemudian jatuh cinta kepada Cak Lontong. Sedangkan pernikahan Inayah dan Mucle juga tak lagi harmonis karena Mucle menjadi terlalu percaya pada takhayul.
Semua penderitaan orang-orang kecil yang menjadi korban persaingan ini akan makin memuncak ketika sebenarnya persaingan kedua tabib ini adalah sebuah rekayasa.
Jalinan cerita ini memperlihatkan ciri khas Indonesia Kita yang sejak awal berhasil memunculkan kisah-kisah parodi yang menyentil isu-isu sosial yang tengah terjadi.
Di pertunjukan ke-35 ini, ‘Tabib Suci’ mewakili situasi sosial politik yang terjadi di tanah air ketika masyarakat begitu terpecah-pecah menjadi sejumlah kubu untuk membela pemimpin masing-masing. Namun pada akhirnya kenyataan memperlihatkan bahwa pemimpin-pemimpin politik ini sebenarnya telah berkoalisi.
“Tentunya cerita ini merupakan fiksi parodi yang memang niatnya untuk menyentil nurani kita bersama. Interpretasi tentu saja saya serahkan kepada para penonton semua, seperti pertunjukan-pertunjukan Indonesia Kita sebelumnya. Untuk kali ini, di pertunjukan ke-35, lakon ini jika mau dikaitkan dengan konteks yang terjadi saat ini, mungkin terasa pas di tengah kondisi kita yang masih belum pulih dan bahkan masih mengalami Pandemi. Semua orang berlomba-lomba untuk sehat, sembuh dari sakit, memerlukan tabib yang bisa membantu mereka. Namun situasi ini bisa saja dimanfaatkan mereka yang ingin mengambil keuntungan,” ujar Agus Noor, Direktur Kreatif Indonesia Kita dan Penulis Skenario untuk Tabib Suci.  (Ewp)

BERITA REKOMENDASI