Menkeu Kunjungi Pameran Sastra Rupa Gambar Babad Diponegoro

YOGYA, KRJOGJA.com – Menkeu Sri Mulyani Indrawati sampai di Jogja Gallery Jumat 15 Februari 2019, pukul 15.15 WIB, bersama suami dan sejumlah staf. Acara ini bukan agenda resmi, murni keinginan Menkeu untuk mengunjungi pameran. Disambut oleh Direktur Jogja Gallery (Indro Kimpling Suseno), kurator Mikke Susanto, Ki Roni Sodewo dan Saptata Abra (Patra Padi), Menkeu mengikuti alur pameran yang disajikan. 

Dalam mencermati sejarah Diponegoro, rupanya Sri Mulyani sdh tamat membaca buku KUASA RAMALAN karya Peter Carey. Berbekal bacaan tsb, saat menikmati lukisan dipandu oleh Ki Roni Sodewo, dengan mudah seluruh kisah dapat diikuti dengan mudah. Satu per satu karya diapresiasi. Sampai-sampai Mulyani turut membaca pupuh yang berbahasa Jawa tersebut bersama. Seperti ingin mengikuti tembang yang ditulis dalam babad yang dijadikan pijakan berkarya para pelukis. Tidak ada 1 karya pun yang terlewat. Lima puluh satu lukisan dijalani hampir 2 jam. Banyak pertanyaan dan sanjungan yang diajukan, baik pada Ki Roni maupun pada kurator. 
"Bagaimana memilih pelukis sehingga cocok sekali dengan narasi yang dilukiskan?" tanya beliau. "Lukisannya bagus sekali, terasa melihat alur dalam film, meskipun lukisan ini tidak bergerak," katanya saat menghadapi lukisan Dyan Anggraini, Laila Tifah, dan karya-karya lainnya. 

Rupanya apresiasi Menkeu dilanjutkan dengan perbincangan pada buku-buku atau pustaka Diponegoro yang disajikan dalam lemari kaca. Dilanjutkan kesan mendalam saat melihat lukisan kaca karya Rina Kurniyati yang berukuran besar di sisi selasar galeri. Dalam kesempatan ini pihak Jogja Gallery juga memberi buku berjudul 'Raden Saleh' karya Werner Krauss dan buku 'Diponegoro' karya Roni Sodewo. Selama mengapresiasi lukisan, Menkeu tampak gembira, dan selalu melayani ajakan foto, baik bersama para penonton lain, tim panitia, para pemandu dan sejumlah pelukis yang datang bersamaan.(*)

BERITA REKOMENDASI