Pakde Jio Ciptakan Single Embung Senja

Editor: Ivan Aditya

KEBERADAAN destinasi wisata Embung Senja yang terletak di wilayah Kalurahan Tirtoadi Kapanewon Mlati ternyata menyimpan magnet inspirasi untuk berkreasi. Dari situ, Sarjiya (56) warga Mriyan XI RT 05 RW 22 Kalurahan Margomulyo Kapanewon Sayegan mampu menetaskan karya tembang yang diberi judul ‘Embung Senja’. Dengan menggandeng biduan cantik Atik Risma yang memiliki talenta dalam seni tarik suara ini, kolaborasi keduanya ternyata mampu menyuguhkan penampilan sajian musik yang tak diragukan lagi.

“Keberadaan wisata lokal Embung Senja ternyata mengimjinasi terciptanya lagu ini, jadi ceritanya ada seseorang yang berpacaran bertemu di sini, berpamitan untuk pergi kerja, sebenarnya tujuanya untuk mengangkat tempat wisata ini (Embung Senja),” tutur pria yang akrab disapa Pakde Jio saat berbincang di kawasan Embung Senja, Rabu (02/02/2022).

Diakuinya, tembang garapannya berusaha mensejajarkan genre dangdut dengan aliran musik lainnya. Ia lebih memilih nuansa musik dangdut milenial dan itu pas dengan karakter vokal yang dipunyai Atik Risma.

“Sebenarnya lagu Embung Senja saya bikin sudah dua tahun yang lalu, sambil melihat kesana kesini belum menemukan karakter vokal seperti yang saya harapkan, akhirnya saya dikenalkan oleh teman dengan Mbak Atik dan ternyata pas seperti yang diharapkan,” kata dia.

Dirinya berharap, kemasan musiknya dapat meramaikan belantika musik Indonesia serta menyuguhkan nuansa musik dangdut milenial dan dapat diminati khalayak umum. “Kami berharap karya ini dapat meramaikan belantika musik Indonesia, mudah-mudah bisa diterima masyarakat. Rencana ke depan akan kami bikin album perdana, tembang Embung Senja bisa sudah saya promosikan di channel YouTube d’jio official,” imbuh dia.

Sementara itu, Atik Risma mengaku bangga atas didaulat untuk melantunkan tembang Embung Senja. Diceritakannya awal mulanya diperkenalkan oleh teman bahwa Pakde Jio telah menciptakan lagu Embung Senja.

“Lalu kita atur untuk ketemuan ketemu di warung makan, langsung ketemu dengan Pakde Jio dan crew, habis itu dikasih musik dan liriknya dan ngak tau kenapa ya, dengerin musik saya langsung klik aja. Begitu dikirim lirik saya langsung hafal. Langsung bisa dan sudah dapat nada yang pas,” ungkap Risma, sapaan akrabnya.

Tak butuh waktu lama, dalam waktu sekitar dua minggu dari pertemuan perdana sudah bisa dilakukan rekaman sekaligus proses pembuatan video klip. “Karya Pakde Jio ini lirik dan lagunya ngak terlalu ribet, makanya mudah untuk dihafalin, semoga nantinya bisa diterima di masyarakat, karya -karya kami disukai semua kalangan,” harap warga Dusun Kragilan Sinduadi Mlati ini. (*)

BERITA REKOMENDASI