Pameran “Asana Bina Seni 2020” Digelar Selama 8 Hari di TBY

YAYASAN Biennale Yogyakarta melalui Program Asana Bina Seni menggelar pameran bertajuk “Your Connection Was Interrupted” di Taman Budaya Yogyakarta (TBY) 11 – 18 November. Sebanyak 15 karya peserta terpajang dalam pameran ini, terdiri dari 9 seniman individu dan kolektif yang merupakan presentasi dari peserta program kelas Asana Bina Seni Kurator, Asana Bina Seni Seniman, Asana Bina Seni Kolektif dan Seniman Panggilan Terbuka Karya Normal Baru.

Direktur Yayasan Biennale Yogyakarta Alia Swastika dalam sambutannya menuturkan, “Asana Bina Seni” menjadi satu presentasi dari keinginan Yayasan Biennale untuk membangun atau membuat ekosistem seni kontemporer di Yogyakarta.

“Untuk menjadi seniman dan kurator profesional, kita membutuhkan satu platform bersama yang mempertemukan semuanya. Asana Bina Seni mungkin menjadi bagian dari usaha bagi teman-teman yang tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang kuratorial dan bagaimana menjadi seniman profesional,” kata Aulia.

Pameran ini membicarakan mengenai koneksi antara manusia dengan sejarah, identitas, budaya, dan lingkungan yang telah terinterupsi menjadi sebuah refleksi bagi kita.

Mira Rizki salah satu seniman asal Bandung yang terlibat dalam pameran misalnya, ia mencoba menuangkan kegelisahan tentang koneksi yang dia temui sehari-hari dalam karyanya yang berjudul “White Page”. Pengunjung akan diajak kesebuah bilik putih dimana ia hanya bisa mendengarkan aneka macam bunyi mulai dari riuhnya pasar, ekosistem kota dan lainnya ke dalam sebuah situs.

“Ini merupakan bank bunyi bagi aku. Persoalan dari pemahaman bunyi ini merupakan presentasi dari akses yang kita hadapi saat ini. Hal ini berkaitan dengan koneksi yang kita dapati sehari-hari. Tidak semua orang bisa dimudahkan dengan koneksi, terlebih di masa pandemi seperti ini,” tutur Mira.

Pameran kontemporer ini dikuratori Anam Khoirul, Eliesta Handitya, Kurnia Yaumil Fajar dan Putri R.A.E Harbie. Dan melibatkan sejumlah seniman yakni Arief Budiman, Benggala Project, Boedhi IA, Dyah Retno, Laviaminora, Lintang Radittya, Mira Rizki, Mutia Bunga, Riyan Kresnandi, Sandi Jaya S, Tindes Art & Friends, Kolektif Indisczinepartij, Kolektif Kantin Kurasi, Kolektif Ruang Gulma dan Komunitas Sakatoya.

“Asana Bina Seni” dengan prokes dan pembatasan 30 pengunjung setiap sesi saban hari. Sesi 1 : pukul 10.00 – 12.00 WIB, sesi 2 : pukul 12.30 – 14.30 WIB dan sesi 3 pukul 15.00 – 17.00 WIB. (*)

BERITA REKOMENDASI