Pameran Seni Rupa DuWOW, Pamerkan Kolaborasi 2 Kelompok Perupa

Berbeda dari Luddy Astaqis, semua karya Dadi Setiadi yang dipamerkan bertemakan alam. “Seperti patung pohon di depan yang menggambarkan proses kehidupan. Di ruang pamer yang lain tedapat lukisan pohon yang bertemakan ‘Membumi’ dimana diri kita diingatkan untuk instropeksi diri dan lukisan “Refresh 360 derajat Nature Landscape, di mana dalam sejarah peradaban manusia, kita selalu dingatkan untuk me-refresh diri sendiri. Memperbaiki diri sendiri,” ujar Dadi.

Latar belakang kelompok TENGGARA yang beranggotakan Agus Baqul Purnomo, Dadi Setiadi, Heri Purwanto, Luddy Astaqgis, Sumbul Pranov, Saftari, Suryadi Suyamtina dan Yaksa Agus, mengawali gerakannya dengan mencoba meminjam semangat tradisi lisan Nusantara yang kemudian diangkat menjadi cara bertutur melalui bahasa visual.

Tahun 2006 melalui Proyek Seni EKSPLORASI 999 CERITA RAKYAT NUSANTARA yang kemudian digelar pada Pameran seni rupa ‘Sepenggal Kisah Nusantara’ (2007) dan dilanjutkan pameran seni rupa ‘Ranah Seni TENGGARA’ di Taman Budaya Yogyakarta (2010) dan mulai menggunaka nama TENGGARA sebagai nama kelompok.

BERITA REKOMENDASI