Peroleh Hibah MOWCAP, Padepokan Seni Bagong Kussudiardja Rilis INGATAN

Editor: Ary B Prass

BANTUL, KRJOGJA.com – Sebagai upaya untuk menyingkap dan melengkapi ingatan terkait Bagong Kussudiardja, Pusat Latihan Tari, Seni Batik, PSBK dan seniman-senimannya, Padepokan Bagong Kussudiardja (PSBK) merilis platfom INGATAN yang menampilkan koleksi dokumentasi peristiwa dari tahun 1950-an hingga 1979.

Platform ini merupakan salah satu proyek dari  MEMORY ACCESS ACTIVATION di PSBK yang telah dilaksanakan sejak bulan Agustus lalu. Sebuah upaya strategis PSBK untuk mengembangkan sistem pelestarian dan pengelolaan warisan koleksi arsip dan dokumentasi yang dibuat dan dikumpulkan oleh tokoh budaya Bagong Kussudiardja (1928-2004), seniman multidisipliner dan pelopor seni dan budaya modern Indonesia.

Kegiatan ini mendapatkan hibah dari Memory of the World Committee for Asia and the Pacific (MOWCAP) bekerja sama dengan Asia Culture Center (ACC), melalui program Memory of the World (MoW). MoW merupakan program internasional yang bertujuan untuk menjaga, melestarikan dan memfasilitasi akses dan penggunaan warisan dokumenter di kawasan Asia-Pasifik, dan untuk meningkatkan kesadaran akan keberadaan dan pentingnya warisan tersebut.

Pada project Memory Access Activation ini PSBK bekerja sama dengan Indonesian Visual Arts Archive (IVAA) untuk merancang rintisan arsitektur sistem pengelolaan koleksi arsip, serta MonsterAR yang berperan dalam pengembangan teknologi pada skema distribusi online pada platform INGATAN.

Salah satu kurator pameran, Kandida Nyaribunyi menjelaskan proses pengerjaan INGATAN, “Awalnya setelah koleksi dokumentasi diolah oleh arsiparis, kami melakukan penelusuran catatan sejarah pada fokus tahun 1950-1975 sebagai dasar mengembangkan editorial. Kelengkapan materi arsip yang ditemukan dari suatu peristiwa juga menguatkan narasi yang dipilih. Untuk melengkapi muatan informasi dari materi-materi yang dipilih, kami juga melakukan wawancara dengan tiga narasumber, Butet Kartaredjasa, Priyo Dwiarso, dan Bondan Nusantara“.

BERITA REKOMENDASI