‘Pocahontas’ UKM Ballet USD Pukau Penonton

Pergelaran Balet 'Pocahontas' oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ballet Tutu Club Universitas Sanata Dharma (USD), Sabtu (26/11/2016) malam mampu memukau seribuan penonton yang hampir memenuhi Auditorium Driyarkara (USD), Mrican, Caturtunggal, Depok, Sleman. Mengadaptasi film The New World, Pocahontas mencoba membawa pesan perdamaian
 
Setting panggung awal dengan keberadaan pohon raksasa dan tenda-tenda suku Indian, serta permainan lampu  membawa suasana seperti di hutan. Sepanjang pergelaran, vokal Monica Dewi dan Ello Maleo, dipadu keyboardist Imanuel D W Adi dan Mahika String Quartet dengan personil Agus (volin I), Fengky (Violin II, Dimas (Viola) dan Alex (Cello) semakin menghidupkan cerita, dengan lagu-lagu film yang legendaris.
 
Pemeran utama Cyrillia Prima Arthami tampil dengan gerakan-gerakan balet yang luwes dan lincah, didukung pemain lainnya. Ada yang berperan sebagai binatang yang bermain-main dengan Pocahontas diantaranya Racoon, Rubah, burung, serta 16-an pemain balet yang berperan sebagai warga Indian, menari dengan kompak dan lincah. Kemudian 7 pemain berperan sebagai warga Inggris mendampingi Leonardo Dyda sebagai John Smith dan Hieronimus Emiliani sebagai John Rolfe merangsek masuk ke wilayah suku Powhatan menimbulkan sengketa.
 
“Pocahontas, suku yang hidup damai bersama dengan alam. Kedamaian karena  konflik antara sukunya dengan prajurit Inggris. Di bagian lain, jalinan cinta antara Pocahontas dan John Smith menimbulkan polemik bagi Pocahontas untuk  memilih antara cintanya dengan John Smith atau sukunya, papar Pimpinan Produksi Tan Michael Chandra sesaat sebelum pergelaran.

Pocahontas, kata Tan Michael menjadi pendamai agar sukunya dan orang Inggris tidak berperang. Merupakan bukti bahwa manusia bisa hidup berdampingan dengan alam di tempat yang sama tanpa peduli ras. (*-2)
 

BERITA REKOMENDASI