Prof Suminto: Pohon Kebudayaan Harus ‘Diurip-urip’

YOGYA, KRJOGJA.com – Pohon kebudayaan yang tumbuh di Yogyakarta tidak cukup hanya ‘diuri-uri’, tetapi harus ‘diurip-urip’ dengan semangat ‘patembayatan’ alias persaudaraan dan kebersamaan.

Demikian ditegaskan Prof Dr Suminto A Sayuti dalam Bincang-Bincang Sastra (BBS) edisi ke-176 Peluncuran Buku ‘Nunggak Semi, Dunia Iman Budhi Santosa (IBS) di Gedung Societet – Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Jalan Sriwedani, Minggu (28/03/2021) sore. BBS juga menghadirkan pembicara Hasta Indriyana dan Pawang Surya Kencana (Anak IBS) dipandu moderator Sukandar.

Dalam momentum tersebut dihadirkan penampilan musikalisasi Kopibasi dan pembacaan puisi Nora Septi Arini. Sebelum BBS, Latief S Nugraha (Ketua Panitia) memberi pengantar kegjatan tersebut serta S Rimba secara simbolik menyerahkan kepada sejumlah penulis buku sebagai simbolik peluncuran buku tersebut.

BERITA REKOMENDASI