Seniman Klaten Ciptakan Tarian Keprihatinan Pandemi Covid-19

KLATEN, KRJOGJA.com – Seniman tari Kabupaten Klaten yang tergabung di Kandang Srawung Biyung Bibi menciptakan tarian yang diberi nama ?! (simbol tanda tanya dan tenda seru). Tarian ini sebagai bentuk keprihatinan para seniman tari atas terjadinya pandemi Covid-19.

Salah satu seniman asal Cawas Klaten yang juga anggota Kandang Srawung Biyung Bibi, Supriyadi Jimbling, mengatakan, pandemi Covid-19 telah menimbulkan dampak luar biasa terhadap sendi-sendi perekonomian, tak terkecuali para seniman tari. Agenda job pentas terpaksa batal akibat dihantam Corona.

“Seniman tak boleh menyerah dengan situasi saat ini. Pelaku seni tetap harus bangkit dan mengasah kemampuan diri untuk berinovasi. Seperti yang dilakukan Kandang Srawung Biyung Bibi dengan menciptakan tarian yang diberi nama ?! (simbol tanda tanya dan tanda seru),” ujar Jimbling kepada KRJOGJA.com, Selasa (07/07/2020).

Dijelaskan, tarian tersebut tercipta saat menggelar pentas tari tanpa penonton di sejumlah lokasi seperti di Dukuh Bometen, Desa Ngandong, Kecamatan Gantiwarno, Klaten, Jawa Tengah, serta di Sendang Banyu Urip, Desa Serut dan Air Terjun Luweng, Desa Sampang, Kecamatan Gedangsari, Gunung Kidul, Yogyakarta pada 5 Juli 2020.

BERITA REKOMENDASI