Sumonar 2021: Ajak Seniman Cahaya Terjun di “Non-Fungible Token”

Editor: Ary B Prass

YOGYA, KRJOGJA.com– Festival seni cahaya berskala internasional, SUMONAR 2021 kembali diselenggarakan pada 6 – 12 Desember 2021 di Jogja National Museum, Yogyakarta. SUMONAR merupakan pertunjukan cahaya yang diproyeksikan pada bidang-bidang nyata maupun rekaan. Juga terdapat sebaran cahaya di dalam ruang, yang menimpali gagasan yang sudah ada menjadi imajinasi liar, atau sekadar memancing gagasan baru. Dan berusaha bercerita melalui perspektif yang berbeda.

Mengusung tema “Spectrum Optica”, Kurator SUMONAR 2021 Ignatia Nilu menjelaskan, “Spectrum Optica” dapat dimaknai sebagai pindai inderawi untuk menangkap spektrum gelombang elektromagnetik yang tepatnya merupakan bagian dari spektrum optik kasat mata manusia.

“Sebenarnya lima indra kita mampu memindai gelombang elektromagnetik yang ada di sekeliling kita, yaitu mata melalui visual, bunyi  dengan telinga dll. Saya mengambil konsep optica yang artinya segala electromagnetic yang ada di sekeliling kita, kita coba divisualisasikan,” tutur Ignatia Nilu.

“Ide dari tema pameran ini berasal dari kumpulan teman-teman yang suka dengan video bergerak, dari menonton film dan lain-lain. Namun kadang kita tidak menyadari apa yang kita lihat merupakan cahaya yang dipantulkan. Jadi ini lebih mengulas, apa sih dibalik itu semua?” tambahnya kepada KRjogja.com.

Berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini Sumonar diselenggarakan secara luring dengan pembatasan pengunjung setiap harinya. Mulai pukul 13.00 – 21.00 WIB dan bagi calon pengunjung yang ingin menyaksikan secara langsung bisa regristrasi terlebih dahulu di sumonarfest.com.

Memasuki tahun ketiga penyelenggarannya, Sumonar 2021 menghadirkan 17 seniman  dari dalam dan luar negeri diantaranya Budi Prakoso (Iyok), Eldwin Pradipta, Lling Lling, Utami Atashia dan masih banyak lagi.

Selama sepekan pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai macam program pertunjukan yaitu Artist & Curatorial Talk : 8 Desember 2021, 15.00 WIB, Sumonar Digital Fair : Apresiasi karya seni menggunakan NFT, Video Mapping Performance : 6, 8, 10  & 12 Desember 2021, 19.00 WIB, Visual Workshop : 11 Desember 2021, 15.00 WIB (terbatas), dan Video Mapping Exhibition open : 6 – 12 Desember 2021, 13.00 – 21.00 WIB.

 

BERITA REKOMENDASI