Tak Rela Keramik Purwakarta ‘Diambil’ Korea, Vanessa ke Masa Lalu

Editor: KRjogja/Gus

BANDUNG, KRJOGJA.com – Urban Village adalah rangkaian acara tahunan Marketing Communication Telkom University dalam melakukan city branding. Urban Village 2018 mengangkat tema Harmony of West Java, dimana mengangkat daerah-daerah yang berada di Jawa Barat.

Salah satu daerah yang ada di Urban Village 2018 adalah Purwakarta, yang diangkat oleh Marketing Communication 03 dengan nama Purwakarta Elok. Urban Village 2018 terdiri dari 3 rangkaian acara yaitu Pra Event 1, Pra Event 2 dan Main Event. Main Event atau acara puncak Urban Village dilaksanakan Sabtu kemarin (1/12/2018) yang bertempat di Gedung Sate, Bandung.

Purwakarta Elok sendiri mempunyai campaign yang bernama #JanganTinggalkanEloknyaKeramik. Kampanye ini tersebut bermula dari menurunnya regenerasi pengrajin keramik yang ada di Purwakarta.

Purwakarta Elok ingin meningkatkan regenerasi perajin keramik di Purwakarta karena sentra keramik di Purwakarta sangat berpeluang menjadi sentra keramik terbesar di Indonesia. Purwakarta Elok mengadakan pelatihan keramik di Purwakarta yang ditujukan untuk anak-anak SMA disana. Hasil dari pelatihan keramik di Purwakarta tersebut ditampilkan di booth yang ada saat puncak acara, dari dokumentasi sampai ke hasil keramik yang dibuat saat pelatihan

Selain itu, sebuah performing art yang menggabungkan kabaret dan live song performance menceritakan mengenai kampanye Purwakarta Elok. Kabaret yang ditampilkan menceritakan tentang seorang perempuan bernama Vanessa, yang datang dari masa depan yaitu tahun 2048, dimana pada saat itu kerajinan keramik Purwakarta sudah punah dan diambil alih oleh Korea.

Vanessa pun akhirnya pergi ke masa lalu, tahun 2018, dan pergi ke Purwakarta, untuk menyelamatkan keramik Purwakarta agar tidak punah. Vanesa pun bertemu dengan Jerry, anak muda di Purwakarta dan teman-temannya, Kirana dan Fery, dimana mereka adalah satu-satunya harapan untuk menjadi generasi penerus perajin di Purwakarta.

Setelah itu, ditutup dengan tarian yang diiringi oleh live song performance dari sebuah lagu yang dibuat oleh Purwakarta Elok. Performing Art Purwakarta Elok tersebut menuai banyak pujian

“Dari awal saya emang udah terpikir bahwa saat acara puncak nanti saya mau ngegabungin perform cabaret, tarian, dan nyanyian menjadi satu penampilan yang luarbiasa di acara puncak. Sehingga pesan dan feel yang kami sampaikan dalam performance tersebut benar-benar sampai dan Alhamdulillah kelas kami masuk nominasi the best performance. Bagi kami itu sudah sangat-sangat cukup membanggakan,” ujar Andi Halifa, selaku Marketing Communication Purwakarta Elok. (*)

BERITA REKOMENDASI