Tanpa Klenik, Kesenian Reog Tetap Menarik

SOLO, KRJOGJA.com – Reog tercatat sebagai kesenian tradisi yang atraktif dan menarik. Kadang performa reog yang sangar muncul bumbu-bumbu berbau magic dan minuman keras. Image itu rupanya tidak selalu benar. Ternyata Reog bisa tampil sangar tanpa magic dan minuman keras.

Setidaknya itu ditunjukan anak-anak yang tergabung dalam Reog Singo Yoga Solo. Mereka tampil lawaran, namun tetap mampu atraktif. Itu ditunjukan saat menggelar latihan di Pendhapa Javanologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Selasa (13/10/2020). Latihan disaksikan Prof Sahid Teguh Widodo PhD, kepala Pusat Unggulan Iptek Javanologi.

Latihan itu bagian dari pembinaan seni tradisi untuk generasi milenial. Reog Singo Yoga binaan Deniawan ternyata sudah menyentuh ke generasi milenial. Program yang dikembangkan pun berupaya menjauhkan seni Reog dari image negatif bahwa reog berbau magic dan minuman keras.

BERITA REKOMENDASI