Wayang Jogja Night Carnival #6, Gaungkan Wayang ke Dunia Pariwisata Global

YOGYA, KRJOGJA.com – Penyelenggaraan Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) #6 digadang-gadang menjadi salah satu event wisata rujukan bagi pelancong. Puncak HUT ke-265 Kota Yogya tahun ini berupaya menggaungkan wayang ke dunia pariwisata global.

Kepala Bidang Pemasaran Hasil Wisata Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Yogya Andrini Wiramawati atau akrab disapa Aan, menjelaskan WJNC #6 mengangkat tema Semar Boyong yang mengulas cerita pagebluk melalui street art performance yang melibatkan 14 kemantren.

“Kami berharap event ini bisa mendunia dan sebenarnya ada satu atau dua delegasi dari luar negeri yang tampil dalam WJNC ke depan. Kami juga sudah menggandeng berbagai pihak dengan harapan tahun selanjutnya bisa menghadirkan inovasi baru yang disesuaikan dengan kondisi agar ada warna baru di WJNC,” urainya.

Hal-hal yang menjadi konsep dasar WJNC tetap dikedepankan yaitu vehicle (kendaraan), wayang, acara di waktu malam hari dan karnaval termasuk kehadiran replika tugu. Masing-masing kemantren nantinya dibagi ke dalam empat zona. Tiap zona berisi tiga sampai empat penampil dari perwakilan kemantren. Tema turunan yang diusung oleh para penampil juga disesuaikan dengan tema besar Semar Boyong.

Pada zona satu, ada penampil dari Umbulharjo, Pakualaman dan Jetis dengan tema Indraprastha yang bernuansa megah dan romance. Panggung kedua perwakilan dari Kraton, Gondomanan, Mantrijeron, serta Mergangsan yang mengusung tema Poncowati. Sarat dengan tampilan-tampilan tragedi yang divisualisasikan lewat penampilan ksatria, panah atau cakra. Panggung ketiga tema yang diangkat adalah Hastinapura atau komedi dengan penampil dari Kotagede, Gondokusuman dan Danurejan.

BERITA REKOMENDASI