Erie Setiawan: Bikin Lagu Bagus Itu Perlu Perjuangan Tanpa Berhenti 

Editor: Ary B Prass

 

NAMA Erie Setiawan tentu sudah tidak asing lagi ditelinga pegiat literarur musik, sederet karyanya telah malang melintang di dunia permusikan. Sosoknya lebih dikenal sebagai penulis dan pegiat literasi yang produktif merilis buku tentang musik.

Buku-bukunya dirilis secara mandiri melalui Penerbit Art Music Today yang dikelolanya sejak 2013 (@amtpublisher_). Menurutnya pengalaman sebagai seorang penulis terasa kurang lengkap apabila tidak dibarengi dengan aktivitas bernyanyi dan bermusik.

Sesuai dengan prinsipnya “Penulis harus mengulas musik secara seimbang. Kalau menulis tentang musik tidak  dengan mendengar dan menghayati maka tidak akan tercapai tulisan yang bagus”.

Bersama kelompok musik keroncong yang ia komandani, Kroncongan Agawe Santosa, Erie telah berkolaborasi dengan berbagai penyanyi dan seniman musik ternama, antara lain: Waldjinah, Sruti Respati, Dwiki Dharmawan, Edo Kondologit, Bagus Dwi Danto, Gus Fuad Plered, Brian “Jikustik”, Leilani Hermiasih, Paduan Suara Dialita, dan lainnya. Dan juga berkokolaborasi lintas bidang lainnya bersama seniman teater, seni rupa, dan sastra.

Erie juga kerap menjadi produser untuk berbagai rilisan musik jazz dan kontemporer, antara lain memproduseri Dias Agusta, Angelica Liviana, Bagaskoro Byar Sumirat, dan Nocturnal Guitar Quartet. Hobinya mengarang lagu sudah dimulai sejak remaja, namun baru kali ini ia memutuskan untuk merilisnya.

Erie menulis lagu berjudul “Lagu Tentang Mengarang Lagu”. Lagu ini bercerita tentang sebuah fakta bahwa mengarang lagu, terlebih lagu yang bagus dan abadi itu sulit. Hal ini tersirat dalam penggalan liriknya, “Bikin lagu bagus, itu perlu, perjuangan tanpa berhenti.”

“Pokoknya kompleks prosesnya. Setiap Song Writer pasti paham dan tidak perlu saya jelaskan di sini segala kerumitan-kerumitan di sebalik mengarang lagu, memproduksi, hingga pasca-produksinya. Berangkat dari perjuangan para song writer yang sulit itu, maka saya secara personal merasa sangat perlu untuk menghormati para pengarang lagu,” papar Erie dalam siaran pers untuk Redaksi.

 

BERITA REKOMENDASI