Cerita Parama Pradana Suteja, Pemuda Indonesia Dapat Beasiswa ke Harvard Rp 2,9 Miliar

Tidak main-main, Parama mendapat beasiswa penuh dan biaya hidup dengan total nilai Rp 2,9 miliar. Ia sebelumnya sempat menolak 10 kampus lain yang juga menawarkan beasiswa serupa dengan total nilai Rp 12 miliar.

Tawaran tersebut memiliki dasar karena Parama ternyata punya sederet prestasi di bidang akademis dan kerja nyata. Ia pernah bekerja secara profesional di San Fransisco dan Tokyo juga produktif berkarya ikut dalam pameran di Yale School of Architecture, pameran di Berlin Jerman juga memenangkan Design Village Competition pada 2016 lalu.

Namun kali ini, di balik mundurnya jadwal belajar ke Harvard, Parama punya waktu untuk berkolaborasi dengan Komunitas Peduli Pariwisata Indonesia (KPPI) dalam mengurai masalah rekovery dan revitalisasi pariwisata Indonesia dalam masa pandemi Corona. “Saya tertarik dan antusias untuk membantu. Saya ingin berkarya dan berdampak untuk Indonesia,” sambung pemuda asli Laweyan Surakarta ini.

Pada Agustus nanti, KPPI bersama Parama akan memulai kolaborasi termasuk dengan tokoh-tokoh lainnya dalam pameran bertajuk City Rebranding. Turut bergabung pematung Yusman yang karya patung RA Kartini-nya saat ini dipasang di Gedong Pracimosono Kepatihan.

“Secara khusus saya berharap semoga pandemi ini segera usai. Nantinya saya ingin membantu bangkit bersama dengan apa yang saya bisa,” pungkas pemuda lulusan University of California Berkeley ini. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI