Dokter Puskesmas Mlati II Dapat Predikat Terbaik se-Indonesia, Begini Ceritanya

Dr Veronika Evita Setianingrum, Kepala Puskesmas Mlati II, terpilih sebagai tenaga kesehatan Puskesmas terbaik se-Indonesia tahun 2021. Terobosan yang dilakukan saat menangani pandemi Covid-19 menjadi penilaian ia menjadi tenaga kesehatan terbaik pertama dari 34 provinsi di Indonesia.

Veronika mengatakan sejak Juni 2020 lalu, Puskesmas Mlati II Sleman berusaha melakukan percepatan penanganan Covid-19 dengan mengambil peran strategis. Puskesmas yang dipimpinnya melakukan tracing, testing dan treatment pada pasien Covid.

“Kami berusaha bergerak cepat, bekerjasama dengan FK UGM sejak Juni 2020 untuk pemeriksaan komunitas, sebagai upaya mencegah penularan di masyarakat. Kami membuat gerakan Candak Mas Covid, Cari dan Kendalikan Masalah Covid mulai tracing, testing dan treatment,” ungkapnya ketika berbincang bersama KRJOGJA.com, Selasa (16/11/2021).

Di Mlati, dr Veronika sempat memimpin penanganan kasus penularan masif di Pondok Pesantren Bumi Cendekia di mana saat itu 97 dari 132 santri positif Covid-19. Bersama stakeholder lintas sektor, Veronika dengan cepat menangani dan mengevakuasi para santri ke Isolasi Terpadu (Isoter) UGM.

“Kami juga cepat melakukan inovasi pelayanan faskesmas, rawat inap dan rawat jalan. Kami terapkan manajemen resiko, memisahkan pelayanan infeksius dan non infeksius. Kami bentuk tim untuk swab, evakuasi warga positif. Juni lalu kasus sampai 1.200 orang dan September kasus turun hanya tinggal 23 orang,” ungkapnya lagi.

Di sisi lain, Puskesmas Mlati II juga melakukan percepatan vaksinasi dengan sasaran 1.500 orang per hari. Tak berhenti, vaksinasi reguler juga terus dilakukan dengan sasaran 100-150 orang setiap harinya.

“Kami juga jemput bola terutama untuk difabel dan ODGJ. Kami sisir masyarakat yang belum dapat vaksin, disuntik di dusun,” ungkapnya lagi.

Puskesmas Mlati II terus berupaya meningkatkan pelayanan ke depan. Predikat tenaga kesehatan terbaik se-Indonesia pada 2021 menjadi motivasi untuk bergerak lebih baik membantu masyarakat.

“Kami akan terus tingkatkan pelayanan ke depan. Predikat ini memotivasi untuk lebih baik. Kami punya beberapa layanan yang terus berkembang mulai fisioterapis hingga deteksi dini gangguan jiwa,” pungkas dia. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI